Sueb (34) nama samaran, tak peduli pada omongan orang lain tentang istri tercinta, sebut saja Mumun (33). Sikap Mumun yang suka cemberut, bikin emosi dan tidak disukai orang.
Ditemui Radar Banten di Kecamatan Ciruas, Sabtu (19/6) siang itu Sueb sedang duduk di pos ronda, sambil ditemani mengobrol, ayah dua anak itu curhat soal sikap istri yang suka bikin saudara dan tetangga emosi.
Sikap cemberut Mumun sebenarnya sudah diketahui Sueb sejak masih pacaran. Tak jarang mereka juga sering ribut gara-gara itu, maklumlah, soalnya wajah Mumun memang selalu terkesan cemberut, bawaan lahir. Kalau orang yang baru mengenalnya, pasti merasa tidak senang, tapi bagi yang mengenal lama, sudah tahu dan menganggap biasa.
Untungnya Mumun dianugerahi wajah cantik dan ekonomi keluarga lumayan mapan, berbeda dengan Sueb yang sederhana dan tak terlalu tampan. Meski banyak yang bilang mereka tidak cocok, tapi mungkin sudah jodoh akrhirnya menikah juga.
Setelah lulus SMA, keduanya menjalani rumah tangga. Waktu itu Sueb kerja di pabrik, sedangkan Mumun ibu rumah tangga, mereka masih menumpang di rumah orangtua Mumun. Karena masih numpang, mereka tidak bisa leluasa melakukan sesuatu, termasuk jika ingin bersenang-senang melakukan sunah nabi. "Paling nunggu rumah sepi dulu," katanya.
Kalau sudah begitu, Mumun pasti sudah tidak mood dan lebih banyak diam. Diakui Sueb, istrinya itu juga memang gampang marah, susah mengendalikan mood, serta tidak bisa diajak susah.
"Beuh ambekannya kebangetan, saya cuma pulang telat sebentar, langsung cemberut aja," katanya.
Bahkan di rumahnya, Mumun juga lebih banyak mengurus dirinya sendiri. Yang memasak, mencuci, dan kebersihan rumah, sudah dilakukan oleh pembantu. Padahal setiap pulang kerja, Sueb ingin makan masakan istrinya. "Biasa anak orang kaya mah begitu," katanya.
Pernah suatu hari, waktu Mumun main ke rumah keluarga Sueb, ngambek gara-gara suaminya sibuk sendiri mengobrol dengan teman dan meninggalkan Mumun sendiri bersama keluarga suami. "Dari awal dateng sampe pulang, dia diem aja, keluarga saya sampe kesel sama dia," katanya.
Yang bikin Sueb kecewa, kakak perempuannya sampai bilang kalau ia salah memilih istri. Sejak itu keluarganya tidak ada yang senang kepada Mumun. Sueb jadi merasa serba salah. "Makanya kalau ada acara keluarga, saya enggak pernah ajak istri," katanya.
Sampai akhirnya, Sueb sudah tidak tahan dengan kelakuan Mumun, ia marah-marah dan menegur istrinya supaya minta maaf ke ibu dan kakaknya. "Dia enggak ngebantah, langsung nurut gitu ke saya," katanya.
Selain itu, Mumun juga jadi lebih rajin di rumah. Banyak melakukan pekerjaan rumah mulai dari ngepel, mencuci, bahkan sampai sering masak masakan kesukaan suami setiap hari.
Mendapati ketulusan Mumun yang mau menuruti kemauannya, Sueb pun jadi luluh dan makin sayang ke istrinya. "Saya sadar kalau nggak ada yang sempurna, jadi biarinlah istri saya suka cemberut, yang penting dia nurut," pungkasnya.
Sueb pun sekarang sudah membeli rumah, Mumun juga sudah banyak perubahan, jadi lebih dewasa, keibuan, dan bisa mengurus suami. Terkadang, Mumun juga mengirimkan makanan untuk keluarga Sueb. "Alhamdulillah harmonis," pungkasnya. (drp/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
