DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Jalan Akses Menuju Puspemkab Dilebarkan

post-img

SERANG - Pemkab Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pelebaran jalan menuju kawasan Pusat Peme­rintah Kabupaten (Puspemkab) Serang di Kecamatan Ciruas.

Pantauan Radar Banten, Minggu (19/6), pekerjaan pelebaran jalan itu sudah mulai dilaksanakan. Sejumlah alat berat sudah beroperasi dan beberapa bangunan milik warga sudah dibongkar.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, proyek tersebut merupakan pekerjaan land clearing menuju kawasan Puspemkab. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Putra Utama Jaya melalui sistem lelang.

Proyek itu dikerjakan selama 150 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender. Proyek tersebut menghabiskan anggaran Rp5,040 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Roch­dian mengatakan, akses jalan menuju Puspemkab memang harus dilebarkan. Karena, menjadi wajah Pusat Pemerin­tahan Kabupaten Serang. 

Ia mengatakan, akses jalan tersebut akan dibangun dengan dua jalur dan empat lajur. Supaya, tidak terjadi penumpukan kendaraan untuk menuju Puspemkab. “Infrastruktur itu akan mendukung percepatan pembangunan Puspemkab,” katanya.

Yadi mengatakan, tahun ini pihaknya baru melakukan pelebaran jalan saja. Kemudian, untuk pembangunannya, akan dilakukan pada tahun berikutnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang melalukan penataan jalan di dalam kawasan Puspemkab. Pemetaan jalan itu akan disesuaikan dengan tata letak gedung pemerintahan.

“Sekarang kan sedang berlangsung pem­bangunan gedung-gedungnya, kita juga sedang tata jalannya, supaya tata letaknya dapat menyesuaikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peru­mahan Kawasan Pemukiman dan Tata Ba­ngunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, tahun ini ada sembilan proyek yang dibangun di Puspemkab. Sembilan proyek itu menelan anggaran Rp100 miliar.

Secara rinci ia memaparkan, sembilan proyek itu yakni pembangunan dua gedung OPD, pematangan lahan untuk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, dan pembuatan badan jalan kawasan Puspemkab. “Badan jalan ini baru satu tahap, karena nanti ada tiga tahap,” katanya.

Kemudian, pembangunan drainase dan utilitas, pengecoran jalan utama, pembuatan jalan akses masuk Puspem­kab, ruang terbuka hijau (RTH), saluran pembuangan air ke Sungai Cisait, hingga pembangunan dua OPD yang dibiayai melalui bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Banten. (jek/bie)