SERANG - Pemkab Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pelebaran jalan menuju kawasan Pusat Pemerintah Kabupaten (Puspemkab) Serang di Kecamatan Ciruas.
Pantauan Radar Banten, Minggu (19/6), pekerjaan pelebaran jalan itu sudah mulai dilaksanakan. Sejumlah alat berat sudah beroperasi dan beberapa bangunan milik warga sudah dibongkar.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, proyek tersebut merupakan pekerjaan land clearing menuju kawasan Puspemkab. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Putra Utama Jaya melalui sistem lelang.
Proyek itu dikerjakan selama 150 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender. Proyek tersebut menghabiskan anggaran Rp5,040 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan, akses jalan menuju Puspemkab memang harus dilebarkan. Karena, menjadi wajah Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang.
Ia mengatakan, akses jalan tersebut akan dibangun dengan dua jalur dan empat lajur. Supaya, tidak terjadi penumpukan kendaraan untuk menuju Puspemkab. “Infrastruktur itu akan mendukung percepatan pembangunan Puspemkab,” katanya.
Yadi mengatakan, tahun ini pihaknya baru melakukan pelebaran jalan saja. Kemudian, untuk pembangunannya, akan dilakukan pada tahun berikutnya.
Selain itu, pihaknya juga sedang melalukan penataan jalan di dalam kawasan Puspemkab. Pemetaan jalan itu akan disesuaikan dengan tata letak gedung pemerintahan.
“Sekarang kan sedang berlangsung pembangunan gedung-gedungnya, kita juga sedang tata jalannya, supaya tata letaknya dapat menyesuaikan,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, tahun ini ada sembilan proyek yang dibangun di Puspemkab. Sembilan proyek itu menelan anggaran Rp100 miliar.
Secara rinci ia memaparkan, sembilan proyek itu yakni pembangunan dua gedung OPD, pematangan lahan untuk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, dan pembuatan badan jalan kawasan Puspemkab. “Badan jalan ini baru satu tahap, karena nanti ada tiga tahap,” katanya.
Kemudian, pembangunan drainase dan utilitas, pengecoran jalan utama, pembuatan jalan akses masuk Puspemkab, ruang terbuka hijau (RTH), saluran pembuangan air ke Sungai Cisait, hingga pembangunan dua OPD yang dibiayai melalui bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Banten. (jek/bie)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
