DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Kualitas Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan di Kota Serang Minim

post-img

SERANG - Kualitas keterlibatan perempuan di berbagai sektor masih terbilang minim. Jumlah perempuan yang terlibat tidak dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang, Anthon Gunawan, Minggu (19/6).

Anthon mengatakan, pemberdayaan dan keterlibatan perempuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan lainnya, harus menjadi perhatian semua elemen. "Perlu menjadi perhatian bersama, tak hanya di pengembangan UMKM, politik pun demikian," ujarnya.

Dia memberi contoh bidang politik. Pemahaman berpolitik tentu tidak hanya dimonopoli oleh laki-laki, tetapi juga perempuan. "Pemberdayaan politik bagi perempuan itu penting dilakukan," katanya.

Rendahnha pemahaman politik bagi perempuan ini dapat dilihat dari kurangnya keterwakilan perempuan di legislatif baik di DPR maupun DPRD. "Keterwakilan perempuan di legislatif tidak hanya soal kehadiran, melainkan juga peran dan kualitas yang perlu ditingkatkan," terangnya.

Untuk itu, DP3AKB belum lama ini bersama Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Serang melakukan pembinaan dalam bidang politik. "Dengan adanya program pembinaan atau pemberdayaan ini bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas perempuan dalam bidang politik," terangnya.

Selain itu pada bidang perekonomian, khususnya UMKM juga masih rendah. Selama ini UMKM yang dibangun oleh kaum perempuan, sulit berkembang. "Banyak produk seperti kripik dan lainnya, tapi kebanyakan hanya jago di kandang saja, tidak bisa bersaing dengan yang di luar," katanya.

Kelemahan itu mulai dari pengemasan hingga pemasaran. Persoalan ini ditambah belum tersentuhnya UMKM tersebut oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang.

"Pemberdayaan ini kita lakukan untuk semua kecamatan, apalagi masing-masing kecamatan ini punya produk khas masing-masing," ungkapnya.

Sementara Walikota Serang Syafudin menekankan pentingnya perhatian dan pemberdayaan terhadap perempuan dalam rangka pembangunan Kota Serang. "Perempuan memiliki ide dan gagasan yang tentunya bisa membawa Kota Serang ke arah yang lebih baik tentunya," katanya.

Syafrudin berharap perempuan dapat berpartisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kota Serang. "Banyak sektor yang bisa dikembangkan, dari UMKM maupun politik. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," terangnya. (fdr/nda)