DECEMBER 9, 2022
Sambungan

Mentan Limpo Siapkan 800 Ribu Dosis Vaksin PMK Hewan

post-img

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasim Limpo mengatakan, Ke­menterian Pertanian telah menyiapkan 800 ribu dosis vaksin, meneruskan tiga juta dosis mengendalikan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pemberikan vaksinasi tidak hanya akan menyasar ke daerah dengan status zona merah tapi juga daerah zona kuning dan zona hijau. kasus PMK di Indonesia terdapat di 180 Kabupaten/kota.

“Khusus daerah merah, tidak boleh keluar hewan dalam keadaan hidup. ini sudah dipantau oleh gugus tugas kabu­paten,” kata Limpo saat berkunjung ke Peternakan Sapi Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, Sabtu (18/6).

Kedatangan Mentan Limpo untuk mem­berikan vaksinasi kepada peter­nakan sapi Sukoharjo untuk mengatasi wabah PMK. Limpo memberikan suntikan vaksinasi perdana sebanyak 28 ekor sapi milik gabungan kelompok tani di Desa Mertan di Sukoharjo.

Pada tahap awal sebanyak 800.000 dosis vaksin siap disuntikan pada hewan ternak. Ia meneruskan tiga juta dosis juga sudah di­siapkan oleh pemerintah untuk me­ngen­dalikan wabak PMK. Limpo me­neruskan jika pengendalian PMK harus diatasi dengan serius agar wabah PMK bisa cepat selesai.

“Pengendalain PMK harus dilakukan dengan serius dan berusaha sekuatnya-kuatnya agar wabah PMK tereliminasi dan bahkan hilang di Indonesia,” tuturnya.

Di daerah Sukoharjo tercatat sebanyak 511 ekor ternak yang terjangkit wabah PMK. Hewan ternak ini tersebar di tujuh kecamatan, yakni Bendosari, Pojokarto, Mojolaban, Tawangsari, Weru, Grogol, dan Nguter.

Hal tersebut berdampak pada pasar di kabupaten Sukoharjo mengalami tutup sementara dengan tujuan pengen­dalian wabah PMK. “Penutupan pasar ini untuk mengawasi lalu lintas hewan,” ungkapnya. (disway.id/air)