DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Helldy Minta Komitmen Kepala OPD

post-img

 Dalam Menyerap Anggaran 

CILEGON – Walikota Cilegon Helldy Agustian meminta komitmen kepala orga­nisasi perangkat daerah (OPD) di lingku­ngan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam melakukan penyerapan anggaran.

Kamis (18/8) lalu, Helldy mengumpulkan kepala OPD di aula Bappeda Kota Cilegon.

“Target belanja untuk tahun anggaran 2022 sebesar Rp2.221.673.000, pada semester pertama 2022 terealisasi sebesar Rp681.389.000 atau mencapai 30,67 persen,” ujar Helldy, Jumat (19/8).

Menurutnya, data serapan itu mengacu pada data dari Januari hingga 30 Juni 2021.

Helldy menilai lambatnya pencapaian tersebut disebabkan beberapa hal. Pertama pembagian peran yang jelas belum optimal antara Bappeda, BPKAD, Setda.

Kemudian, komunikasi dan koordinasi sektoral dan lintas sektor belum baik. Faktor selanjutnya, OPD banyak meminta anggaran tanpa memperhitungkan kemampuan untuk menyerap anggaran. 

Yang terakhir Inspektorat belum memiliki kekuatan yang kuat dalam monitoring dan pengendalian program kegiatan.

“Oleh karena itu, Bappeda dan Setda ha­rus selalu mengontrol mulai dari pe­re­n­­­canaan anggaran sampai dengan progres penyerapan anggaran, fungsi In­spek­torat harus kuat dalam pengen­dalian pendapatan dan belanja melalui me­nguatkan manaje­men resiko. Kemu­dian kepala OPD harus memantau dan mendorong kinerja bidang-bidang dalam percepatan pencapaian program prioritas dan penyerapan anggaran,” lanjut Helldy.

Atas dasar itu lah, OPD dimintai komit­men­ agar penyerapan hingga akhir tahun bisa maksimal dan sesuai peren­canaan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin berharap komitmen yang sudah dilakukan harus benar-benar direalisasikan dengan baik.

“Berdasarkan komitmen yang telah disepakati oleh kepala OPD terkait dengan kesanggupan penyerapan anggaran. Kepala OPD harus menyampaikan RKA berikut uraian belanja kepada TAPD paling lambat hari Senin, tanggal 22 Agustus 2022,” terangnya.

Kemudian, realisasi anggaran yang sudah disepakati oleh kepala OPD adalah di luar belanja pegawai tahun ini. (bam/air)