SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menyediakan lokasi penukaran uang Rupiah kertas tahun emisi 2022 (Uang TE 2022). Meskipun ada penukaran, BI memastikan uang tahun emisi 2016 masih berlaku.
Uang TE 2022 terdiri atas pecahan uang Rupiah kertas Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp.2000, dan Rp1000. Ketujuh pecahan tersebut secara resmi berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertepatan pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengaku pihaknya tak akan menarik dan mencetak uang tahun emisi 2016. “Itu akan berlangsung selama alami. Apabila tak layak lagi baru diracik kembali untuk menjadi uang baru,” ujar Imad saat bincang-bincang dengan wartawan di gedung Perpustakaan BI Provinsi Banten, Jumat (19/8).
Imad mengungkapkan, uang kertas tahun emisi 2022 ini dicetak berdasarkan evaluasi berkala yang dilakukan BI. Dengan begitu lebih banyak kelebihan uang kertas tahun emisi 2022 ini dibandingkan 2016 lalu.
“Kami menerima komplain uang pecahan Rp2.000 dan Rp20.000 yang hampir serupa, sehingga sering tertukar,” terangnya. Namun dengan uang kertas tahun emisi 2022 ini, BI menyempurnakan desain dan perubahan warna color shifting.
Selain itu, Imad mengatakan, uang tahun emisi 2022 ini juga lebih ramah difabel. Selain ada blind code, uang cetakan terbaru ini juga berubah secara ukuran. “Dulu perbedaannya dua milimeter setiap pecahan, sehingga mungkin ada kesulitan untuk membedakan. Sekarang bedanya lima milimeter setiap pecahan, semakin kecil pecahannya, ukurannya semakin kecil,” ujarnya.
Kata dia, kualitas uang baru ini juga lebih bagus atau setara dengan standar internasional. Nilai intrinsik uang tahun emisi 2022 juga lebih tinggi, sehingga kualitas lebih bagus. “Kalau durability lebih lama, maka tidak perlu cetak lagi,” terang Imad.
Tak hanya itu, lanjutnya, tingkat keamanan uang yang baru diluncurkan BI pada 18 Agustus lalu ini juga lebih tinggi, sehingga sulit untuk dipalsukan. Meskipun begitu, selama ini pemalsuan uang di Indonesia cukup rendah dibandingkan negara-negara lain di dunia.
Meskipun tingkat keamanan, ukuran, dan warna berbeda, tetapi tokoh pahlawan yang berada dalam uang kertas di tujuh pecahan itu sama dengan uang tahun emisi 2016. Namun, dengan kualitas yang lebih baik ini, Imad berharap masyarakat lebih cinta, bangga, dan paham Rupiah.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri penerbitan uang Rupiah kertas tahun emisi 2022 oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani di gedung BI Jakarta secara virtual dari Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kamis (18/8) lalu.
Al menegaskan, Rupiah dapat mempersatukan Bangsa Indonesia.“Kita bersatu dalam satu kesatuan bingkai rupiah,” ujar Al. (nna)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
