RELOKASI: Sejumlah jenazah yang jasad yang masih utuh saat proses relokasi di TPU Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kota Cilegon.
Diyakini Santri dan Rajin Ibadah
Kaget menjadi ekspresi awal para penggali kubur usai membongkar salah satu makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon. Penyebabnya adalah jasad yang terkubur dalam makam tua itu masih utuh.
BAYU MULYANA - Cilegon
JASAD itu berjenis kelami perempuan. Tidak ada yang tahu pasti berapa umurnya, namun dari fisik diyakini masih berusia remaja.
Usia makam tempat bersemayamnya jasad itu sendiri sudah berusia puluhan tahun, warga memperkirakan mencapai 50 tahun.
Hal itu lantaran terlihat dari kondisi makam yang sudah sangat lama karena nisan yang sudah tidak utuh.
Nama sang jenazah masih menjadi pertanyaan sejumlah orang. Namun jika ditarik mundur ke puluhan tahun, jenazah itu diyakini seorang santri yang taat beribadah.
Lurah Gunung Sugih Rustam Effendi menuturkan, area pemakaman itu dahulu terkenal dengan para santri yang taat beribadah.
“Info yang saya dapat dan setelah saya telusuri, jadi orang-orang daerah Cilodan dahulunya daerah santri di situ. Jadi kehidupannya orang-orang yang taat ibadah semua,” kata Rustam.
Rustam meyakini cerita itu lantaran jenazah perempuan muda itu bukan satu-satunya yang ditemukan masih utuh meski sudah terkubur puluhan tahun. Istimewanya, selain masih utuh, tercium aroma wangi dari jenazah tersebut.
Rustam mengaku sampai kemarin dikonfirmasi Radar Banten, Senin (19/9) masih belum tahu identitas lengkap dan keluarga jasad tersebut.
Pihaknya belum mengetahui data rinci karena usia pemakaman sudah lama, kemudian banyaknya makam yang dibongkar. Rustam mengaku sulit menjelaskan hal itu secara ilmiah, kondisi jasad yang dikuburkan berusia puluhan tahun harusnya sudah menjadi tanah. Namun, keajaiban terjadi sehingga jasad-jasad ini masih tampak utuh dan tercium wangi saat dibawa dari makam untuk direlokasi.
Hal senada disampaikan oleh koordinator relokasi makam Mahrij. Menurutnya panitia pembongkaran tidak mencatat secara rinci satu persatu makam yang dibongkar lantaran jumlah makam mencapai 300.
Kendati seperti itu, upaya pembongkaran makam demi kepentingan salah satu perusahaan tersebut sudah melalui kesepakatan berbagai pihak.
Karena itulah, Mahrij mengaku lupa nama jenazah perempuan muda tersebut. “Saya lupa namanya,” kata Mahrij.
Kondisi jenazah yang utuh didokumentasikan oleh masyarakat melalui telepon genggam. Video itu viral dua pekan kemudian.
Pembongkaran dan pemindahan makam dilakukan dari 25 Agustus hingga 2 September. Sedangkan virlanya video jenazah utuh diketahui terjadi pada 18 September lalu.
Kendari seperti itu lurah dan koordinator relokasi makam membenarkan ikhwal video yang tersebar dan utuhnya sejumlah jenazah.
Berdasarkan data pengurus pemindahan makam, hari pertama relokasi ada 35 orang yang dialihkan, 12 orang jasadnya masih utuh. Kemudian hari kedua, dari 38 jasad yang dialihkan, 26 jasad utuh, lalu dari 45 yang dipindahkan 16 di antaranya masih utuh. Dari 62 makam, ada 27 masih utuh, lalu dari 53 makam, 24 masih utuh, dan hari terakhir ada 43 yang utuh dari 67 makam. (*)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
