DECEMBER 9, 2022
Proud

eRBro Mengeksplorasi Keindahan Banten

post-img

Komunitas motor menjadi wadah bagi para pecinta motor untuk saling bersilaturahmi dan menyatukan tujuan. Sayangnya, stigma buruk tentang komunitas motor masih tertanam di benak sebagian masyarakat. Ya, itu tidak lepas dari keberadaan geng motor yang meresahkan dan masyarakat.

Padahal, komunitas motor dengan geng motor itu beda jauh. Komunitas motor tidak melakukan kriminalitas. Sebaliknya, mereka yang tergabung dalam komunitas motor banyak yang melakukan kegiatan positif. Karena, komunitas motor semacam ini pasti mempunyai koordinator. Tujuan pembentukannya pun jelas.

Radar Banten sebagai salah satu perusahaan media cetak terbesar di Provinsi Banten pun membentuk eRBro atau Radar Banten Brothers pada 9 Agustus 2022. Anggotanya adalah karyawan Radar Banten Grup yang memiliki hobi motor, termasuk Direktur Utama Radar Banten Mashudi.

“Selain untuk menyatukan hobi dan menjalin silaturahmi yang baik, Radar Banten Brothers memiliki tujuan untuk mengenalkan wisata yang ada di Banten, agar wisatawan luar kota mengetahui bahwa di Banten memiliki beragam keindahan wisata,” kata Mashudi, Direktur Utama Radar Banten sekaligus Ketua eRBro.

Sayang bukan, jika Banten dengan keindahannya itu tidak dikenal oleh masyarakat? 

Sejak terbentuk, eRBro telah melakukan turing ke beberapa tempat wisata di Banten. Tentu, dalam berkendara, anggota komunitas motor baru ini selalu berusaha melakukannya dengan aman. Selalu mengutamakan safety riding. 

Objek wisata nan indah yang sudah dikunjungi eRBRo itu, di antaranya, Bukit Waruwangi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Lalu, ke Baduy yang memiliki alam begitu asri dan indah di Kabupaten Lebak, riding dan kopi santai mengelelilingi Kabupaten Pandeglang. Dan, yang baru saja di-eksplore oleh komunitas eRBro adalah Saung Biru di Gunung Karang, tepatnya di Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. 

Selama menapaki jalanan menuju objek-objek wisata di atas, eRBro tidak cuma menikmati keindahan alamnya. Akses jalan yang belum sepenuhnya mendukung peningkatan kunjungan wisatawan pun masih kerap dijumpai. 

Sayang bukan jika Dinas Pariwisata menciptakan objek wisata baru, namun instansi teknis belum memikirkan untuk membangun jalan yang layak menuju objek wisatanya?

Mashudi menambahkan, untuk men­jadikan komunitas motor yang bermanfaat, eRBro juga berencana akan melakukan aktivitas sosial. “Tentu saja ke depan banyak hal bermanfaat yang akan kami lakukan, di antaranya bakti sosial sebagai bentuk kepedulian, dan mungkin juga nanti akan ada acara yang berbau otomotif. Harapan kami, Radar Banten Brother bisa bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat,” tuturnya. (Fjr/don)