DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Situ Gitung 3 Ditutup

post-img

 INZET: Spanduk berisi klaim tentang kepemilikan tanah di depan akses masuk kawasan Situ Gintung.(saiful/radar banten)


Kadis Pariwisata: Tak Apa-Apa, Itu Hak yang Nutup

CIPUTAT--Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Wiwi Martawijaya me­nang­gapi santai penutupan Situ Gitung 3 oleh warga setempat. 

Menurut Wiwi, penutupan Situ Gi­tung merupakan hak pemilik lahan dan tidak ada kewenangan Pemkot Tang­sel untuk melarang penutupan ter­sebut. 

“Ya gak apa-apa. Itu kan tanah pri­badi, hak mereka dong,” ujarnya, Senin (19/9). 

Menurut Wiwi, awalnya dia belum me­ngetahui adanya penutupan se­belum akhirnya mengetahuinya usai membaca berita. “Saya baru tahu infonya setelah baca berita,” ung­kap­nya.

Kendati demikian, Wiwi menegaskan bah­wa persoalan ini harus dapat di­se­lesaikan oleh pemilik lahan. Meski ia tak berbicara mengenai intervensi Pem­kot Tangsel menengahi persoalan ter­sebut. 

Sebelumnya diberitakan, kawasan wi­sata Situ Gintung 3 ditutup seorang yang mengklaim sebagai ahli waris lahan sejak Jumat (9/9) lalu. 

Penutupan Kawasan Situ Gintung 3 disebabkan terjadinya sengketa la­han antar keluarga. 

Masing-masing keturunan ahli waris mengklaim lahan itu adalah miliknya. Karena tidak tercapai kesepakatan, akhirnya terjadi penutupan sepihak.

Penutupan akses ke Kawasan Wisata Situ Gintung 3 mengakibatkan sejum­lah warga dan karyawan, serta anak se­kolah yang hendak belajar tidak bisa masuk ke area tersebut. 

Di depan pagar seng yang mem­ben­tang sepanjang batas kawasan Situ Gintung 3 tertulis spanduk “TUTUP TIDAK ADA KEGIATAN”. 

Warga di Kelurahan Cirendeu, Ke­ca­matan Ciputat berharap sengketa la­han ini tidak berlangsung lama. Se­bab di kawasan ini terdapat sejumlah usaha dan puluhan pegawai yang meng­gantungkan hidup mereka dari pariwisata Situ Gintung 3. 

“Karena selain sebagai tempat wisata, area Situ Gintung 3 adalah tempat re­sapan air dan paru-paru Kota Tangsel. Karena di dalamnya masih terdapat pohon-pohon besar dan rin­dang penyejuk lingkungan,” ujar Afiffudin, Ketua RW 05 Kelurahan Cireundeu. 

Afiffudin menambahkan, Pemkot Tang­sel juga kerap mengadakan acara di kawasan wisata ini, seperti Festival Tang­sel 2022. “Baik Pak Walikota Be­nyamin Davnie maupun Ibu Wali­kota Airin Rachmi Diany beberapa kali meng­hadiri acara di tempat wisata yang rindang tersebut,” tandasnya. (ful/asp)