INZET: Spanduk berisi klaim tentang kepemilikan tanah di depan akses masuk kawasan Situ Gintung.(saiful/radar banten)
Kadis Pariwisata: Tak Apa-Apa, Itu Hak yang Nutup
CIPUTAT--Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Wiwi Martawijaya menanggapi santai penutupan Situ Gitung 3 oleh warga setempat.
Menurut Wiwi, penutupan Situ Gitung merupakan hak pemilik lahan dan tidak ada kewenangan Pemkot Tangsel untuk melarang penutupan tersebut.
“Ya gak apa-apa. Itu kan tanah pribadi, hak mereka dong,” ujarnya, Senin (19/9).
Menurut Wiwi, awalnya dia belum mengetahui adanya penutupan sebelum akhirnya mengetahuinya usai membaca berita. “Saya baru tahu infonya setelah baca berita,” ungkapnya.
Kendati demikian, Wiwi menegaskan bahwa persoalan ini harus dapat diselesaikan oleh pemilik lahan. Meski ia tak berbicara mengenai intervensi Pemkot Tangsel menengahi persoalan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, kawasan wisata Situ Gintung 3 ditutup seorang yang mengklaim sebagai ahli waris lahan sejak Jumat (9/9) lalu.
Penutupan Kawasan Situ Gintung 3 disebabkan terjadinya sengketa lahan antar keluarga.
Masing-masing keturunan ahli waris mengklaim lahan itu adalah miliknya. Karena tidak tercapai kesepakatan, akhirnya terjadi penutupan sepihak.
Penutupan akses ke Kawasan Wisata Situ Gintung 3 mengakibatkan sejumlah warga dan karyawan, serta anak sekolah yang hendak belajar tidak bisa masuk ke area tersebut.
Di depan pagar seng yang membentang sepanjang batas kawasan Situ Gintung 3 tertulis spanduk “TUTUP TIDAK ADA KEGIATAN”.
Warga di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat berharap sengketa lahan ini tidak berlangsung lama. Sebab di kawasan ini terdapat sejumlah usaha dan puluhan pegawai yang menggantungkan hidup mereka dari pariwisata Situ Gintung 3.
“Karena selain sebagai tempat wisata, area Situ Gintung 3 adalah tempat resapan air dan paru-paru Kota Tangsel. Karena di dalamnya masih terdapat pohon-pohon besar dan rindang penyejuk lingkungan,” ujar Afiffudin, Ketua RW 05 Kelurahan Cireundeu.
Afiffudin menambahkan, Pemkot Tangsel juga kerap mengadakan acara di kawasan wisata ini, seperti Festival Tangsel 2022. “Baik Pak Walikota Benyamin Davnie maupun Ibu Walikota Airin Rachmi Diany beberapa kali menghadiri acara di tempat wisata yang rindang tersebut,” tandasnya. (ful/asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
