Triatno Supiyono. (nurabidin/radar banten)
Dinkes akan Gencarkan Imuniasi
LEBAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak telah selesai melakukan tes laboratorium terhadap enam orang warga Baduy yang sakit. Enam orang tersebut memiliki gejala sama dengan warga Baduy yang meninggal dunia dan hasilnya tiga orang positif terinfeksi Campak.
Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiyono menyatakan, penyebaran penularan campak sangat membahayakan dan harus cepat ditangani agar tidak meluas. Karena itu Dinkes Lebak akan melakukan vaksin ulang di Baduy.
”Sekarang mau diteliti dulu apakah akan menyebar apa tidak? Misalkan berpotensi menyebar, maka kita akan lakukan penyuntikan ulang vaksin Campak di wilayah sekitarnya,” kata Triatno Supiyono kepada Radar Banten, Senin (19/9).
Dijelaskannya, saat ini Dinkes bersama dengan Direktorat Imuniasi dan Surveilan pada Kementerian Kesehatan tengah meneliti kasus Campak di Baduy.
”Saat ini tim Dinkes Lebak masih di Baduy bersama dengan tim dari Kemenkes untuk meneliti sampai tuntas,” ungkapnya.
Potensi warga Baduy menderita Campak cukup tinggi, karena hingga saat ini warga Baduy masih menolak divaksin. ”Warga Baduy yang mau divaksin baru 30 persen, itupun warga Baduy luar,” jelasnya.
Untuk itu, program Bulan Imunisasi Anak (BIAN) yang tengah berlangsung saat ini sebenarnya untuk Campak. BIAN merupakan pemberian imunisasi tambahan Campak Rubella serta melengkapi dosis imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang sudah terlewat.
“Untuk tahun ini sasarannya 93 ribuan anak usia 5 sampai 59 bulan. Untuk MR (Rubella) pelaksanannya satu bulan, namun untuk pelaksanaan imunisasi Kejar OPV, IPV, dan DPT-HIB usia 9-59 bulan sesuai dengan jadwal pemberian vaksin,” terangnya.
Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak Firman Rahmatullah mengatakan, pentingnya imunisasi MR sebagai upaya dalam mencegah penyakit Campak dan Rubella.
”Sementara vaksin DPT-HB-Hib diberikan untuk melindungi anak dari difteri, pertusis, dan tetanus. Sedangkan OPV diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit,” tukasnya.(nce/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
