DECEMBER 9, 2022
Utama

Ikhtiar Meningkatkan SDM Pesantren

post-img

MOU: Ketua Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Ratu Rachmatuzakiyah membubuhkan tanda tangan kerja sama yanhg disaksikan Ketua Komisi VIII Yandri Susanto (kiri) dan Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuddin (kanan), kemarin. (ahmad lufi/radar banten)


UIN Banten dan Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Teken MoU

Saat ini zamannya kolaborasi. Satu pihak membangun kerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan skills dan kemampuan. Itu yang dilakukan UIN SMH Banten dan Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Serang.

AHMAD LUTFI - Serang


Jam di tangan menunjukkan pukul 10.00 WIB, Senin (20/6). Kesibukan di Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun yang mengelola Pesantren Alquran Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Sindang­heula, Kecamatan Pabuaran, Kabu­paten Serang, semakin terasa.

Di Gedung Serba Guna pesantren, sudah hadir para orangtua siswa, para santri, tokoh masyarakat, dan pejabat.

Mereaka akan menjadi saksi bersejarah pe­nandatangan kerja sama antara Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin (UIN SMH) Banten dengan pihak yayasan.

Di dereran depan sudah tampak hadir Rektor UIN SMH Banten Prof Dr H Wawan Wahyuddin, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Hj Ratu Rachmatuzakiyah,S.Pd, M.M, dan pe­jabat lain.

Tidak lama berselang, detik-detik pe­nan­datangan pun dimulai. Ketua Ya­yasan Ratu Rachmatuzakiyah dan Rektor UIN SMH Banten Prof Dr Wawan Wahyuddin berdiri maju ke depan, dekat meja yang sudah disiapkan panitia.

 Di atas meja sudah ada lembaran demi lembaran MoU (Memorandum of Understanding) dan pulpen. Saat diberi aba-aba oleh MC, penandatangan MoU pun diteken antara Ratu Rachmatuzakiyah dan Prof Wawan Wahyudin.

Turut menyaksikan penandatangan itu Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan Keuangan dan Kepegawaian UIN SMH Banten Yayat Supriyadi dan Kepala Biro Administrasi akademik Kemahasiswaan dan Ker­jasama Dr. H. A. Bazari.

Kerja sama ini meliputi pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, peningkatan sumber daya manusia dan beasiswa.

Usai penandatangan, senyum sem­ri­ngah merekah semua yang hadir. Se­nang dan haru karena sejarah baru saja ditorehkan di yayasan ini.

Ketua Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Ratu Rachmatuzakiyah tidak kuasa menahan haru dan bahagia. Ia mengatakan, pihaknya sangat senang bisa membangun kerja sama dengan UIN SMH Banten, kampus negeri kenamaan di Banten. 

“Kami siap melaksanakan kerja sama sesuai dengan yang termaktub dalam MoU. Siap melakukan hal-hal yang di­ga­riskan dan ditentukan oleh UIN Banten sehingga sumber daya manusia (SDM) di yayasan kami bisa meningkat dan memberikan kontribusi dalam pen­didikan,” katanya usai penanda­ta­nganan.

Ratu Rachmatuzakiyah berharap, kerja sama dengan UIN Banten dapat me­lahirkan generasi-generasi hebat untuk masa depan. “Saat ini kampus UIN Banten sudah bagus, dosen-dosen­nya juga kompetitif. Kami senang bisa bekerja sama, ini membuat kami lebih ber­semangat lagi,” tegasnya.

Ratu menerangkan, pondok pesantren yang dikelolanya saat ini sudah banyak san­tri yang mondok. Namun belum se­mua full semua mondok sebab masih ada santri yang pulang pergi terutama yang rumahnya di sekitaran Sindang­heula dan Pabuaran.

“Tahun depan, semuanya sudah full mondok. Jadi semua santri yang sekolah di sini harus mondok di sini. Dan kami terus menyiapkan sarana dan prasarana,” tegasnya.

 Kata Ratu, santri di pesantren Alquran Bai Mahdi Sholeh Ma’mun ini berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Su­matera, Lampung, Banten, dan seba­gainya. “Dengan kerja sama ini, harus membuat lebih serius lagi sebab ada peluang untuk meningkatkan SDM ber­sama dengan UIN Banten,” katanya.

Orangtua tidak salah menyekolahkan anaknya di pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun karena mendapat support akademik dari UIN Banten. “Kalau nyan­tri sini nanti akan mendapat bim­bingan dari UIN Banten, jadi tidak salah bila menyekolahkan anaknya di sini. Mudah-mudahan lahir orang-orang hebat dari sini,” tegasnya.

Sementara Ketua Komisi VIII Yandri Susanto yang hadir dalam acara itu meng­apresiasi kerja sama terutama pada peningkatan sumber daya manusia.

“Sehingga lulusan Madrasah Aliyah pada Yayasan Bai Mahdi ini dapat ber­kontribusi dan terbuka peluang yang besar untuk mendapat pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi lagi,” tegas Yandri.

Anggota DPR RI dari dapil Banten II (Se­rang dan Cilegon) itu menegaskan bahwa lulusan madrasah dan pesantren tidak kalah hebat dengan sekolah umum. “Banyak lulusan pesantren jadi orang-orang hebat di negeri ini,” tegasnya.

Sementara Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuddin mengatakan, senang dapat menjalin kerja sama dengan Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma’mun. “Ini sejarah baru. Alhamdulillah penan­da­tanganan tadi berjalan lancar,” ujarnya.

Kata dia, dengan penandatangan MoU ini kedua belah pihak sama-sama mem­bangun sinergisitas dan kolaborasi untuk kemajuan pendidikan di Banten.

“Dengan kerja sama ini diharapkan UIN Banten dan kalangan pesantrern terutama Pesantren Sholeh Bai Ma’mun da­pat mengembangkan pendidikan un­tuk meningkatkan sumber daya ma­nusia,” katanya.

Kata Prof Wawan, pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun bisa menjadi labora­torium UIN untuk pengembangan tridharma perguruan tinggi.

Kerja sama dilaksanakan dengan tu­juan memanfaatkan kemampuan ke­dua belah pihak agar berhasil dalam melaksanakan tugas masing-masing demi tercapainya pengembangan pen­didikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan SDM, dan beasiswa.

Saat penandatanganan turut hadir juga Camat Pabuaran  Idham Danal, Pe­nga­was Mapenda Kecamatan Pa­bua­ran Amran Suriadi, Pengasuh Pon­pes Al-Qur’an Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Sindangheula Pabuaran Hj. Ratu Qori, MR, dan tokoh masyarakat. (*)