Siti (35), nama samaran awalnya mengira kalau Tole (37) bukan nama sebenarnya, melaikat karena mau menikahinya yang bertstatus janda anak satu. Tapi ternyata Tole mengkhianati Siti karena punya istri lagi. Astaga.
Ditemui Radar Banten di salah satu toko pakaian di Kota Serang, Senin (20/6) siang, awalnya Siti tampak agak berat bercerita, tapi akhirnya ibu satu anak ini pun mulai menyampaikan kisahnya.
Sebelum menikah dengan Tole, Siti awalnya seorang janda muda karena ditinggal mati suami. Saat itu Siti galau dan bingung dengan masa depannya, apalagi sudah punya satu anak dan bingung bagaimana membiayai hidup.
Tapi keajaiban datang saat Tole bertamu ke rumah menemui orangtua Siti. Saat itu Tole mengaku seorang duda yang sedang mencari calon istri. “Jadi dia tuh kayak menyelematkan saya gitu, apalagi Kang Tole juga sudah janji mau serius dan menafkahi,” ungkapnya.
Kata Siti, Tole berparas tampan, pekerjaannya juga lumayan yakni sebagai karyawan pabrik sepatu di Kecamatan Kibin. Sedangkan Siti janda muda yang cantik dan bodinya aduhai.
Setelah dua bulan menjalin kedekatan, Tole pun mulai membawa keluarganya menemui keluarga Siti. Kesepakatan pun terjadi, mereka menikah dengan resepsi sederhana, hanya keluarga dekat dan tetangga.
Tole menunjukkan rasa cintanya dengan memboyong Siti dan anaknya ke rumah pribadi. Sejak itu mereka menjalani hidup baru yang penuh kebahagiaan. “Saya ngerasa kayak penganten baru lagi,” ungkapnya.
Tapi, dua tahun hidup bersama mereka belum juga dikaruniai keturunan. Tapi hebatnya, mereka tetap harmonis, Tole tidak bersikap kasar apalagi emosian, tapi tetap lembut dan penuh perhatian.
Tapi, di usia tiga tahun rumah tangga mereka, Tole sering mengeluh tidak bisa tidur saat tengah malam karena berbagai alasan, mulai dari kegerahan, kedinginan, banyak pikiran. Kalau sudah begitu, ia bakal izin keluar kamar dan menonton televisi.
Kebiasaan itu terus-terusan dan berlangsung lama, hampir setiap malam pasti keluar kamar. Siri hanya mendengar suara televisi di ruang tengah. “Padahal pengen dipeluk, tapi dia malah milih nonton tv,” kata Siti.
Hingga suatu malam, saat Tole tidak bisa tidur dan keluar kamar, Siti sempat emosi. Tapi ia tak berdaya dan lagi-lagi hanya mendengar suara televisi. Tapi saat Siti ingin pipis dan keluar kamar, ia hanya melihat televisi menyala. “Tapi Kang Tolenya enggak ada,” Siti mulai curiga.
Ia sengaja tak berteriak memanggil suaminya, tapi diam-diam mencari ke teras rumah. Dari balik jendela, Siti melihat jelas Tole sedang video call dengan wanita muda sambil sayang-sayangan. Saat itu juga mereka mengamuk, Siti langsung mengambil ponselnya.
Mereka ribut saat itu juga sampai pagi. Tapi akhirnya Siti cuma bisa pasrah, menerima kenyataan kalau ia dimadu. “Awalnya pengen minta cerai, tapi ya udahlah, mungkin takdir saya udah gini, lagian anak udah mulai gede, butuh biaya sekolah, kalau cerai, siapa yang mau biayain,” pungkasnya. (drp/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
