SERANG - Menjelang dibukanya pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2024 pada Agustus mendatang, Badan Kesbangpol Provinsi Banten menggelar Diseminasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Ade Ariyanto mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024 di Provinsi Banten, lantaran pesta demokrasi lima tahunan mempertaruhkan kualitas dan wajah demokrasi yang sesungguhnya disetiap daerah.
“Pesta demokrasi harus disambut dengan riang gembira, mesti dijadikan sebagai ajang menjaga persaudaraan,” kata Ade saat membuka kegiatan Diseminasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, di Aula Gedung Badan Kesbangpol Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu, (20/7/2022).
Ia melanjutkan, jika pelaksanaan Pemilu serentak akan digelar pada Rabu, 14 Februari 2024, sementara Pilkada digelar tanggal 27 November 2024 mendatang.
“Untuk Pemilu semua anggarannya ditanggung APBN, sementara Pilkada ditanggung APBD,” bebernya.
Masih dikatakan Ade, kegiatan diseminasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 ditempuh sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran politik dan meningkatkan kualitas demokrasi.
“Selain itu juga untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, ini tugas bersama bukan hanya KPU dan Bawaslu saja,” pungkasnya.
Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Banten Nurkhayat Santosa mengatakan, tahapan Pemilu 2024 sudah mulai berjalan, sementara untuk Pilkada serentak 2024 baru tahap pengajuan anggaran ke Pemprov Banten.
“Untuk tahapan awal Pemilu 2024 saat ini tengah dimulai, rencanya pendaftaran calon peserta Pemilu dibuka awal Agustus mendatang,” kata Nurkhayat yang menjadi narasumber kegiatan Diseminasi.
Ia melanjutkan, untuk Pilkada 2024 pihaknya sudah mengajukan anggaran sebesar Rp573 miliar untuk penyelenggaraan Pilgub Banten 2024.
“Pada Pilkada 2024 di Provinsi Banten, ada 24 ribu TPS (Tempat Pemungutan Suara). Masing-masing TPS terdiri dari 9 orang KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Sehingga kebutuhan anggaran 2024 naik dua kali lipat dibandingkan Pilgub Banten 2017,” katanya.
Dikatakan Nurkhayat, dari anggaran yang diusulkan porsi anggaran terbesar untuk honorarium Badan Adhoc yang mencapai 68,19 persen. Sisanya untuk perencanaan anggaran selama tahapan persiapan dan pelaksanaan sekira 29 persen dan untuk operasional perkantoran sekiara 2 persen. (den/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
