DECEMBER 9, 2022
Utama

Perkuat Daya Saing Mahasiswa Banten

post-img

BARENG MAHASISWA: Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat menghadiri Kongres BEM Banten Persatuan.(biro adpim for radar banten)


Pj Gubernur dan Kapolda Hadiri Kongres BEM Banten

SERANG – Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengajak para mahasiswa untuk mempunyai daya saing unggul, agar bisa menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.

Menurut Al Muktabar, generasi muda khususnya mahasiswa harus mem­per­siapkan diri dalam menghadapi kondisi yang akan datang, ditambah dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat saat ini.

“Persiapkan diri sebaik mungkin dalam meng­hadapi kehidupan yang akan da­tang, setidaknya terdapat tiga kemam­puan yang harus dimiliki oleh para ma­hasiswa saat ini, yaitu kemampuan kuantitatif, kemampuan komunikasi dan kemampuan art atau seni,” kata Al Muktabar saat menghadiri pembukaan Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Persatuan di Kampus Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang, Rabu (20/7).

Ia melanjutkan, dengan memiliki be­kal pengetahuan yang cukup, menguasai bahasa internasional serta memiliki krea­tivitas, maka mahasiswa Banten bisa bersaing dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia hingga luar negeri.

“Saya mengapresiasi tema Kongres yang diusung BEM Banten Persatuan terkait Transformasi Mahasiswa Provinsi Banten untuk Menyongsong Penguatan Inovasi Daerah. Tema ini sesuatu yang mendasar, dan saya mendukung tentang inovasi,” tuturnya.

Selain Al Muktabar, turut hadir dalam pem­bukaan Kongres BEM Banten Per­satuan adalah Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heryanto, Wakil Rektor Bidang Ke­­mahasiswaan, Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Untirta Suherna Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarru­din. Bahkan salah satu tokoh pen­diri Provinsi Banten KH Embay Mulya Syarief juga hadir memberikan kuliah umum.

Masih dikatakan Al Muktabar, sebuah ino­vasi dalam pembangunan suatu daerah sangatlah penting, sehingga pe­ningkatkan inovasi sangat dibutuhkan. Terutama bagi generasi muda, baik itu mahasiswa maupun pemuda.

“Tentang inovasi daerah kita mema­hami inovasi itu sebagai hal yang menjadi solusi atas suatu keadaan, inovasi itu bisa fisik dan non fisik,” bebernya.

Di hadapan peserta Kongres BEM Ban­ten Persatuan, Al Muktabar menye­but­kan dalam pembangunan Provinsi Banten sangat dibutuhkan kerja sama se­mua pihak, oleh karena itu dibutuhkan­nya ruang-ruang diskusi untuk menen­tu­kan apa yang akan dilakukan.

“Saya akan terbuka kepada mahasiswa untuk berdialog, lantaran pembangunan daerah harus kita lakukan bersama, kita akan bersatu dalam membangunan Provinsi Banten. Setelah Provinsi Banten ba­gus secara berjenjang ke atas, maka kita berkontribusi dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Al Muktabar mem­berikan pesan agar mahasiswa aktif dan kreatif di tengah zaman yang ber­­ubah dengan cepat dan era teknologi digital yang menguasai dunia.

“Masa depan akan dimiliki oleh me­reka-mereka yang kreatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heryanto memberikan motivasi kepada mahasiswa Banten untuk dapat terus memperlihatkan karya-karyanya dalam pembangunan di Provinsi Banten. 

“Teruslah berkarya untuk pem­bangun­an di Provinsi Banten,” katanya.

Ia menambahkan, kreativitas tidak mun­cul dengan sendirinya, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya me­lalui pendidikan yang perlu di­se­leng­garakan dengan metode yang bisa merangsang mahasiswa untuk inovatif dan kreatif.

“Tetap rajin belajar dan latihan untuk ber­karya, latihan untuk membuat se­suatu. Mahasiswa harus bergerak ber­ubah,” ungkapnya.

Sebelumnya, tokoh pendiri Provinsi Banten KH Embay Mulya Syarief menga­takan, lembaga pendidikan harus mem­berikan nilai-nilai dasar kepada generasi muda, lantaran generasi muda akan menjadi sebagai penerus dimasa yang akan datang.

“Kita semua suka tidak suka harus me­nyiapkan kader pengganti, saat itu saya pernah menerima transfer nilai-nilai maka saya juga akan transfer kepada generasi muda. Memang teknologi ber­kembang bisa berubah setiap saat, akan tetapi nilai-nilai ini tidak akan ber­ubah,” ungkapnya.

Koordinator Kongres BEM Banten Persatuan, Attabiq Fahmi dalam laporan­nya mengatakan, Kongres BEM Banten tahun 2022 diikuti oleh BEM dari 40 kam­pus yang ada di Banten.

“Kami semua siap berkontribusi mem­bangun daerah sesuai tugas dan fungsi mahasiswa,” katanya. (den/air)