DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Penderita Stunting Dapat Bantuan Telur Ayam

post-img

SERAHKAN BANTUAN: Camat Curugbitung Endang Subrata menyerahkan bantuan telur kepada anak penderita stunting, kemarin.(Nce/Radar Banten)

LEBAK – Anak penderita stunting dan ibu hamil di Kecamatan Curug­bitung mendapat bantuan telur ayam. Bantuan telur diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan ibu hamil di Ke­ca­matan Curugbitung.

”Alhamdulilah, 53 anak penderita stunting mendapat bantuan telur ayam dari PT Pokphan. Per orang men­dapat 2 butir per hari selama 6 bulan. Telur ini dibagikan setiap 2 minggu sekali. Ibu hamil yang po­tensi lahir anak stunting juga men­dapat bantuan telur ayam,” kata Camat Curugbitung Endang Subrata kepada Radar Banten, Selasa (20/9).

Dia berharap dengan asupan gizi yang baik, anak stunting di wilayah yang dipimpinnya dapat cepat sembuh dan normal. Diketahui, di Cu­rugbitung terdapat 135 anak stunting dan 31 ibu hamil KEK (keku­rang­an energi kronis).

”Begitu juga dengan ibu hamil KEK agar dalam persalinannya nanti dapat normal dan bayi dapat lahir da­lam kondisi tidak stunting,” ujar­nya.

Dia mengatakan, Pemkab Lebak saat ini tengah giat melakukan ge­rakan penanganan stunting dengan cara mengangkat para Camat, Ka­polsek hingga Dandramil yang ter­sebar di Lebak sebagai Bapak dan Ibu asuh anak penderita stunting. Ka­rena itu, Ia bersama Forkopimcam te­rus menyisir dan memantau per­kembangan anak stunting maupun ibu hamil.

”Stunting ini kan salah satu penye­bab­nya kurangnya pemenuhan gizi pada anak. Karena itu, kita akan pan­tau sedini mungkin agar kasus stunting dapat terus ditekan,” ung­kap­nya.

Kepala Dinkes Lebak Triatno Supi­yono mengatakan, stunting sendiri me­rupakan masalah besar yang harus ditindaklanjuti oleh semua pihak. Sebab, selain mempengaruhi kondisi tubuh, stunting juga dapat mem­pengaruhi kecerdasan dan ke­sehatan penderitanya.

”Ya, masalah stunting ini harus di­tindaklanjuti dari hulu ke hilir. Penanganannya juga bukan hanya oleh pemerintah saja tapi juga semua pihak,” harapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Ade Su­mardi mengatakan, Pemkab Lebak mengangkat para Camat, Kapolsek, dan Dandramil sebagai bapak dan ibu asuh anak stunting agar mereka bisa mengayomi dan memberikan edukasi di daerahnya masing-masing. Tugas dari bapak dan ibu asuh untuk melakukan pendampingan kepada anak-anak sekaligus memberikan bantuan baik materi dan non materi, seperti melakukan penyuluhan cara mencegah stunting.

”Stunting ini masalah kita semua. Kita harus terlibat dalam mengawasi tumbuh kembang anak, khususnya di usia 1.000 hari kehidupan,” kata man­tan Ketua DPRD Lebak ini.(nce/tur)