SERAHKAN BANTUAN: Camat Curugbitung Endang Subrata menyerahkan bantuan telur kepada anak penderita stunting, kemarin.(Nce/Radar Banten)
LEBAK – Anak penderita stunting dan ibu hamil di Kecamatan Curugbitung mendapat bantuan telur ayam. Bantuan telur diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan ibu hamil di Kecamatan Curugbitung.
”Alhamdulilah, 53 anak penderita stunting mendapat bantuan telur ayam dari PT Pokphan. Per orang mendapat 2 butir per hari selama 6 bulan. Telur ini dibagikan setiap 2 minggu sekali. Ibu hamil yang potensi lahir anak stunting juga mendapat bantuan telur ayam,” kata Camat Curugbitung Endang Subrata kepada Radar Banten, Selasa (20/9).
Dia berharap dengan asupan gizi yang baik, anak stunting di wilayah yang dipimpinnya dapat cepat sembuh dan normal. Diketahui, di Curugbitung terdapat 135 anak stunting dan 31 ibu hamil KEK (kekurangan energi kronis).
”Begitu juga dengan ibu hamil KEK agar dalam persalinannya nanti dapat normal dan bayi dapat lahir dalam kondisi tidak stunting,” ujarnya.
Dia mengatakan, Pemkab Lebak saat ini tengah giat melakukan gerakan penanganan stunting dengan cara mengangkat para Camat, Kapolsek hingga Dandramil yang tersebar di Lebak sebagai Bapak dan Ibu asuh anak penderita stunting. Karena itu, Ia bersama Forkopimcam terus menyisir dan memantau perkembangan anak stunting maupun ibu hamil.
”Stunting ini kan salah satu penyebabnya kurangnya pemenuhan gizi pada anak. Karena itu, kita akan pantau sedini mungkin agar kasus stunting dapat terus ditekan,” ungkapnya.
Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiyono mengatakan, stunting sendiri merupakan masalah besar yang harus ditindaklanjuti oleh semua pihak. Sebab, selain mempengaruhi kondisi tubuh, stunting juga dapat mempengaruhi kecerdasan dan kesehatan penderitanya.
”Ya, masalah stunting ini harus ditindaklanjuti dari hulu ke hilir. Penanganannya juga bukan hanya oleh pemerintah saja tapi juga semua pihak,” harapnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Ade Sumardi mengatakan, Pemkab Lebak mengangkat para Camat, Kapolsek, dan Dandramil sebagai bapak dan ibu asuh anak stunting agar mereka bisa mengayomi dan memberikan edukasi di daerahnya masing-masing. Tugas dari bapak dan ibu asuh untuk melakukan pendampingan kepada anak-anak sekaligus memberikan bantuan baik materi dan non materi, seperti melakukan penyuluhan cara mencegah stunting.
”Stunting ini masalah kita semua. Kita harus terlibat dalam mengawasi tumbuh kembang anak, khususnya di usia 1.000 hari kehidupan,” kata mantan Ketua DPRD Lebak ini.(nce/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
