DECEMBER 9, 2022
Utama

Pengusaha Kapal Demo

post-img

TARIF: Sejumlah pengusaha kapal meminta penyesuaian tarif kapal usai kenaikan harga BBM. Unjuk rasa digelar di depan kantor BPTD Banten, Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (20/9).


*Penyesuaian Tarif Pasca Kenaikan BBM

 

CILEGON-Buntut tidak adanya kejelasan terkait penyesuaian tarif penyeberangan di Pelabuhan Merak, sejumlah pengusaha kapal melakukan unjuk rasa di kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (20/9).

Para pengusaha kapal yang tergabung dalam Indonesian National Ferry Owner Association (INFA) dan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak itu melakukan unjuk rasa sambil membentangkan poster berisi kritikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Mereka menuntut agar ada kejelasan penyesuaian tarif penyeberangan pasca adanya kenaikan harga BBM.

“Kami meminta kejelasan atau kepastian kapan tarif kapal penyeberangan naik, cuma itu aja,” ujar Ketua Gapasdap MerakTogar Napitupulu.

Para pengusaha kapal meminta agar penyesuaian tarif penyeberangan bisa dilakukan secepat mungkin.

Karena kenaikan BBM tersebut sudah jelas berdampak besar terhadap beban biaya operasional kapal.

Sementara itu, Kepala BPTD Banten Handjar Dwi Antoro menjelaskan, unjuk rasa tersebut sebagai bentuk upaya INFA dan Gapasdap dalam menyampaikan aspirasi.

"Pelaku operator kapal kan minta kenaikan tarif dan itu kenaikan tarif sementara disusun oleh Kemenhub, nanti kalau sudah ada kepastian baru. Tugas kami di lapangan hanya menyosialisasikan dan mengawasi," ujar Handjar.

Dikatakan Handjar, aspirasi yang disampaikan oleh para pengusaha kapal itu akan disampaikan ke Kementerian Perhubungan di Jakarta. (bam/nda)