DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Ribuan Polisi Diterjunkan Amankan Pilkades

post-img

GELAR PASUKAN: Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan meninjau pasukan yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Maung 2022 di Alun-alun Rangkasbitung beberapa waktu lalu.(Dok Radar Banten)


LEBAK – Polres Lebak akan mener­jun­kan ribuan personel untuk me­nga­mankan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak 2022. Renca­na­nya, Pilkades Serentak 2022 akan di­laksanakan di 66 desa pada 13 No­vember 2022.

“Untuk jumlah personel kepolisian yang akan dilibatkan untuk petugas pe­ngamanan TPS (tempat pe­mungu­tan suara) sebanyak 750 orang. Di­tambah dengan pengamanan kon­tijensi, mungkin totalnya mencapai 1.250 personel,” kata Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan kepada Radar Ban­ten, Selasa (20/9).

Pe­laksanaan pilkades di Lebak, kata Wiwin, harus berjalan aman dan lancar. Oleh karena itu, pihaknya ber­sama Pemkab Lebak akan me­ngawal dan mengamankan pesta demokrasi masyarakat desa tersebut. Dia tidak ingin, selama tahapan mau­pun setelah pilkades situasi dan kondisi di lapangan tidak kon­dusif, sehingga mengganggu kegiatan pembangunan di desa.

“Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19, maka protokol kesehatan juga mesti diperhatikan. Intinya, kita siap mengawal Pilkades berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.

Dia yakin, pada pelaksanaan pil­kades nanti, semua personel siap di­terjunkan. Targetnya, tidak ada kon­flik atau gejolak di masyarakat se­telah pilkades. Untuk itu, semua ca­lon diimbau ikut berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ke­ter­tiban sebelum dan setelah pilkades di­laksanakan.

“Kami optimistis, pilkades dapat ber­jalan aman, lancar, dan kondusif. Ter­penting, bisa menghasilkan pe­mimpin yang berkualitas dan pro ter­hadap masyarakat,” harap­nya.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Lebak Ucuy Masyhuri Sajim mengapresiasi, ke­siapan aparat kepolisian dalam men­jaga keamanan dan ketertiban pada Pilkades Serentak 2022. Ke­ha­diran polisi di lokasi pilkades akan membuat situasi dan kondisi di lapangan menjadi teduh. Dia ber­harap, tidak ada gejolak atau per­soalan yang bisa merugikan masyarakat selama pelaksanaan dan setelah pilkades. Oleh karena itu, Pemkab harus ikut melakukan pe­ngawasan dan pembinaan ter­hadap aparatur pemerintah di tingkat bawah.

“Mudah-mudahan, pesta demokrasi desa di Lebak berjalan aman dan lan­car. Tujuannya, supaya pem­ba­ngunan di desa tidak terganggu,” kata politisi Demokrat ini.(nce/tur)