DECEMBER 9, 2022
Cilegon

BUMD Dipinta Tingkatkan Deviden

post-img

CILEGON – Walikota Cilegon Helldy Agustian mengumpulkan direksi tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon. 

Tiga BUMD yang dikumpulkan itu diantaranya adalah PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Cilegon Mandiri. 

Tiga direksi serta manajemen BUMD itu dikumpulkan di ruang rapat Walikota Cilegon bersama Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, serta jajaran asisten daerah, Jumat (20/12).

Pertemuan berlangsung tertutup sekira pukul 13.00 hingga pukul 15.00 Wib. 

Ditemui usai menghadiri apel Natal dan tahun baru, Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, pertemuan tersebut Ia meminta agar BUMD terus meningkatkan performa dari tahun ke tahun. 

Peningkatan performa tersebut salah satunya tercermin melalui peningkatan deviden atau bagi hasil keuntungan pe­rusahaan. 

“Kita sih minta ada peningkatan deviden di tahun depan,” ujar Helldy kepada Radar Banten di depan kantor Walikota Cilegon, Jumat (20/12) sore. 

Dijelaskan Helldy, peningkatan deviden penting guna menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cilegon.

Dari ketiga BUMD, menurut Helldy hanya BPRS CM yang belum memberikan performa yang cukup. Karena itu Ia me­ngaku terus mendorong agar terus alami peningkatan. 

Terkait target deviden yang diserahkan di tahun 2025 mendatang, Helldy meminta Rp15 miliar dari PT PCM, dan sekira Rp4 miliar dari Perumda Cilegon Mandiri. 

Berdasarkan penjelasan direksi, dua BUMD itu optimis bisa memberikan devi­den teresbut di tahun depan. 

Helldy meminta setiap tahun penyerahan deviden harus terus alami peningkatan. 

Karena itu, jajaran direksi diminta untuk terus berinovasi agar perusahaan plat merah milik Pemkot Cilegon tersebut bisa menghasilkan keuntungan. 

Pemerintah akan terus mendukung upaya-upaya direksi dan manajemen BUMD dalam meningkatkan performa kerja. 

Deviden yang dihasilkan dari BUMD tersebut akan menambah PAD yang digunakan untuk membiayai program-program pemerintah. (bam)