DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Trade Expo Indonesia Digelar di BSD

post-img

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (20/2).

TEI ke-40 dijadwalkan berlangsung pada 15-9 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD)City, KabupatenTangerang. 

TEI telah menjadi tempat bertemunya para pelaku usaha lokal dengan para pembeli (buyer)dan para pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk berdagang sekaligus berinvestasi. 

Menko Airlangga mengapresiasi Kemendag atas terselenggaranya TEI dari tahun ke ta­hun. Ia berharap, ekspor yang semakin mening­kat akan semakin berkontribusi terhadap pertum­buhan ekonomi. “Saya apresiasi Kemendag atas terseleng­garanya TEI ini yang tahun ke tahun selalu melebihi target dan tentunya meningkatkan ekspor,” ujar Airlangga dikutip dari siaran pers, Jumat (21/2). 

TEI merupakan hajat Expo Indonesia dan disukseskan melalui sinergi. Untuk itu, Menko Airlangga berharap, TEI ke-40 nanti akan turut berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi. “Saya harap TEI ini menjadi momentum untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Airlangga.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan capaian transaksi TEI ke-40 sebesar USD 16,5 miliar, diikuti sekitar 1.500 peserta pameran (exhibitors), 5.000 buyers dari seluruh dunia, serta dihadiri 30.000 pengunjung (visitors). 

Produk-produk yang dipamerkan akan terbagi dalam tigazona, yaitu Food, Beverages & Agriculture Products; Manufactured Products; Services, Lifestyleand Others, dan UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA)Ekspor.

Hal yang berbeda pada penyelenggaraan TEI ke-40 kali ini dibandingkan sebelumnya yaitu adanya Paviliun UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (BISA Ekspor). 

“Pada TEI ke-40, kami juga akan menyiapkan Paviliun UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor untuk fasilitasi ekspor bersama BUMN dan swasta. Selain itu, TEI kali ini juga se­bagai ajang promosi sektor jasa, termasuk sektor pe­­­kerja migran Indonesia,” jelas Mendag. (bie)