Selesaikan Persoalan Pemagaran dan Primkokas
CILEGON - Sejumlah warga menggelar demo di depan kantor walikota Cilegon, Selasa (21/6). Mereka mendemo Walikota Cilegon Helldy Agustian terkait masalah pemagaran yang dilakukan oleh PT Krakatau Steel (KS) di sepanjang jalan Anyer-Cilegon di Kecamatan Citangkil dan Ciwandan.
Dalam aksi itu, mereka juga mengutarakan persoalan antara pensiunan PT KS dengan Primkokas.
Terkait pemagaran, warga mengeluh dampak dari pelaksanaan pembangunan itu tempat milik warga tergusur.
Perwakilan warga diterima Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin di ruang rapat Walikota. Tensi audiensi sempat tinggi, karena sejumlah perwakilan warga mengeluarkan statemen bernada tinggi.
Isbatullah Alibasja, perwakilan warga meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa mempertemukan Direktur Utama (Dirut) PT Krakatau Steel (KS) Silmya Karim dengan masyarakat yang terdampak baik pembangunan pagar maupun yang bermasalah dengan Primkokas.
“Walikota menjadi penengah antara masyarakat dan Silmy Karim, pertanyaan saya, berani tidak walikota memanggil Silmy Karim,” ujar Isbat dengan nada tinggi.
Kata Isbat, PT KS melanggar aturan dengan membangun pagar di sepadan jalan. Pemagaran itu merugikan masyarakat karena menyebabkan banjir.
“Saya juga minta pemerintah membongkar itu, kalau tidak berani, kami, masyarakat yang membongkar,” ujarnya.
Situmorang, salah satu warga pemilik lapak tambal ban yang tergusur pemagaran menjelaskan, pemagaran itu menghilangkan mata pencaharian masyarakat.
Situmorang berharap Walikota untuk memperjuangkan masyarakat agar tidak dirugikan.
Sementara itu, terkait persoalan pensiunan dan Primkokas, warga lainnya Anna menjelaskan masyarakat sudah berusaha agar dana yang disimpan di koperasi milik PT KS itu bisa diambil.
“Uang kami Rp94 miliar ketahan, kemana uang sebanyak itu,” ujar Anna.
Anna berharap Walikota mendorong Primkokas agar mencairkan uang itu.
Sementara itu, Sekda Maman Mauludin menenangkan warga dengan akan menindaklanjuti aspirasi warga.
“Kami akan bahas dengan OPD teknis yang terkait, jadi saya mohon cool saja, karena kita berada di sini pun untuk mencari solusi,” ujar Maman. (bam/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
