DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Industri Diminta Bantu Pendidikan

post-img

SERANG - Perusahaan industri di Kabupaten Serang diminta untuk mem­bantu infrasturktur pendidikan, seperti rehabilitasi ruang kelas.

Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat meresmikan ruang kelas hasil rehab dari PT Indomarco Prismatama dan Danone, Selasa (21/6).

Tatu mengatakan, pendidikan menjadi skala prioritas di Kabupaten Serang. Karena itu, perlu dukungan semua pihak dalam menanganinya.

Menurutnya, dalam membangun suatu daerah, tidak hanya dilakukan pada sektor infrastruktur saja. Akan tetapi, juga dari sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM) nya.

Program pendidikan di Kabupaten Serang menjadi penting karena angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Ser­ang masih rendah. 

“Kita ukur dari masya­rakat yang berusia 25 tahun ke atas itu rata-rata latar belakang sekolahnya SD dan SMP,” katanya.

Menurutnya, untuk mendukung pendidi­kan, dibutuhkan sarana prasarana yang cukup. Di Kabupaten Serang, dari 4.677 ruang kelas SD, 993 di antaranya dalam kondisi rusak.

“Ini perlu penanganan yang serius dan kami harapkan perusahaan industri dapat membantu, karena APBD Kabupaten Serang terbatas,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuda­yaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, bantuan CSR perusahaan untuk pendidikan belum maksimal.

Ia mengatakan, baru ada beberapa peru­sahaan yang menyalurkan CSR-nya untuk pendidikan. Seperti PT Indah Kiat, PT Chandra Asri, dan PT Cargill. “Baru ada beberapa perusahaan saja yang me­nyalurkan,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang Amar Ma’ruf menga­takan, bantuan yang dibe­rikan PT Indo­marco Prismatama dan Danone berupa rehab tiga ruang kelas dan sanitasi.

Kemudian, juga beasiswa kepada 100 siswa di Kecamatan Padarincang, Ciomas, dan Kecamatan Pabuaran. 

“Beasiswa Rp500 ribu untuk 100 orang,” pungkasnya. (jek/bie)