DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Yayasan Bany Jahar Cetak Penghafal Alquran

post-img

CILEGON - Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunnaqiyyah K­e­camatan Ciwandan menggelar kelulusan dan ikhtifalan yang terdiri TK, TKQ-TPQ Sabiliyah, TKQ-TPQ, dan MDTA. 

Kegiatan yang dilakukan di halaman Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunnaqiyyah ini dilaksanakan dua hari yakni tanggal 21-22 Juni 2022.

Sekretaris Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunnaqiyyah Masitoh mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunnaqiyyah.

“Ini agenda rutinitas setiap tahun sebagai sarana silaturahim dan komu­nikasi dengan masyarakat, para orang tua siswa kepada guru dan pengurus yayasan. Sehingga program ini wajib dilakukan oleh lembaga pendidikan Bany Jahar,” katanya, Selasa (21/6).

Dijelaskan Masitoh, di Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunna­qiyyah memiliki sekolah khusus tahfidz yakni SD Unggulan Tahfidz. 

“Meskipun sekolah kita di perkam­pungan tetapi saya ingin membesarkan lembaga terutama di bidang tahfidz. SD kita baru berdiri tiga tahun tapi alhamdulillah para siswa sudah mampu menghafal 2-3 juz Alquran,” ujarnya.

Untuk mencapai target penghafal Alquran, pihaknya akan melakukan sekolah boarding untuk kelas 5 dan 6. 

Ketua Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al-Jauharotunna­qiyyah Abdul Kabir mengatakan, program khusus di bidang tahfidz dan bahasa agar memiliki perbedaan dengan pendidikan lainnya.

“Program tersebut menjadi keung­gulan bagi yayasan kami, semoga kedepan juga kita adakan bahasa-bahasa lainnya tanpa mengesampingkan anak-anak dengan Alquran,” tuturnya. 

Ia berpesan, kepada siswa tetap se­mangat. 

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta yang turut memberi semangat kepada para siswa dan guru-guru. Ia juga mengapresiasi kepada Yayasan Pen­didikan Bany Jahar Al-Jauharotun­naqiyyah yang mampu mencetak penghafal Alquran.

“Kami atas nama pemerintah mendukung pendidikan di Kota Cilegon, dengan mengalokasikan 20 persen anggaran di pendidikan. Kami harap anak-anak tetap bersemangat dan terus bersekolah sehingga menjadikan Kota Cilegon yang layak anak, di mana kota yang layak pendidikannya,” tutupnya. (raj/alt)