DECEMBER 9, 2022
Utama

Ahmad Muzani: Prabowo Menang, Pilkada Banten Beres

post-img

SAMBUTAN: Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani (kanan) memberikan sambutan sebelum fun bike. (mulyadi/radarbanten)

Partai Gerindra Gelar Fun Bike di Kota Tangerang

TANGERANG – Partai Gerindra menggelar kegiatan fun bike, Sabtu (20/8). Acara dipusatkan di Alun-alun Kota Tangerang. Tepatnya di lapangan Ahmad Yani. 

Kegiatan diikuti sekitar 1.500 peserta. Start sekira pukul 06.30 WIB. Dimulai dari lapangan Ahmad Yani. Dan, finish juga di Lapangan Ahmad Yani. Aneka door prize disiapkan buat para peserta. 

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, kegiatan ini sekaligus dimaksudkan mempererat kesatuan dan persatuan antar sesama kader Gerindra juga masyarakat. 

“Kita harus terus semangat menjaga persatuan dan kesatuan sebagai sesama anak negeri,” ujarnya.

Menurutnya, Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto akan menjadi perekat persatuan bangsa, meski Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa di dalamnya. 

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan, terkait pilpres mendatang, hanya ada satu calon. Dan, calon itu Prabowo Subianto. 

Muzani juga menambahkan, ke­giatan ini merupakan rangkaian acara memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-77. Dia menyebut kegiatan ini dari Gerindra untuk Gerindra.

Karena kegiatan ini, baik peserta dan panitia melibatkan kader dan pengurus DPC se-Tangerang Raya.

“Target untuk tahun 2024 lumayan berat, karena kita harus memenangkan Pak Prabowo Subianto sebagai Pre­siden RI selanjutnya. Maka kita akan mengumpulkan potensi-potensi yang bikin kita happy, dan salah satunya kegiatan fun bike ini,” te­rangnya.

Terkait pemilihan gubernur dan pemilihan kepala daerah Kota Ka­bupaten yang ada di Tangerang, dia enggan berkomentar.

“Nah terkait Pilkada Provinsi Banten dan Pilkada Kota serta Kabupaten Tangerang nanti saja, kita fokus Pileg dan Pilpres dulu. Karena jika Prabowo menang, beres semua itu,” tukasnya.

Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Banten, Andra Soni menjelaskan, memang kegiatan fun bike ini bagian dari ajang kegiatan memeriahkan HUT RI ke 77, sekaligus ajang sila­tu­rahmi bagi kader dan pengurus partai Gerindra.

“Dengan kegiatan ini, merupakan cara kami juga untuk mendekatkan Pak Prabowo Subianto kepada masyarakat, karena sedianya pak Prabowo akan maju di Pilpres 2024 mendatang,” pungkas Ketua DPRD Provinsi Banten ini.

Ketua pelaksana kegiatan fun bike, Turidi menambahkan, sebanyak 1.500 kupon habis oleh para peserta.  

“Sedangkan untuk door prizenya adalah sumbangsih dari para anggota DPRD Partai Gerindra, baik kota, provinsi maupun dari DPC Gerindra Kota Tangerang. yang bertujuan untuk kader saling silaturahmi dan me­nyapa,” singkatnya.

Diketahui, kegiatan Fun Bike tersebut strat dari Alun-alun Kota Tangerang melewati rute Pasar Anyar hingga kem­bali ke Alun-alun yang berha­diahkan door prize Kulkas, mesin cuci, dispenser dan lainnya. Serta di iringi oleh senam, serta meriahkan oleh Sahitya Band.


POLITIK KELUARGA

Sementara itu, Pengamat Politik asal Kabupaten Pandeglang Eko Ban­ten 2024 akan lebih kompetitif lan­taran dipimpin Penjabat Gubernur. Pilgub Banten 2024 adalah perta­rungan trah politik keluarga di Banten. 

“Tentunya Pilgub Banten akan semakin menarik. Trah politik keluarga itu berseteru dan juga ada yang bergabung, maka lakon politik natinya makin kentara dan seru,” kata Eko kepada Radar Banten Sabtu (20/8).

Eko menilai, pilkada di zaman mo­dern, semua sudah bisa diukur dengan ilmu pengetahuan dan metode yang teruji. Majunya seseorang di pilkada pertama-tama tidak diukur dari tinggi atau rendahnya level posisi yang diperebutkan. 

“Namun dari kemampuan figur, penerimaan pemilih, kemudian popularitas dan elektabilitas. Sejumlah parpol petarung sudah mulai meran­cang strategi,” katanya.

Partai Golkar, PDIP, Gerindra, PKB, De­mokrat dan PKS, disebut-sebut ba­kal jadi kunci persaingan sengit tersebut. Kemudian peta koalisi partai politik pada pemilihan serentak kepala daerah 2024 mendatang ditentukan oleh hasil pemilu. “Berbeda dengan pencalonan untuk Pemilihan Presiden (pilpres) 2024, yang mana mengacu pada hasil pemilihan presiden sebe­lumnya yakni 2019. Jika dilihat dari potensinya para tokoh yang diisukan akan maju dalam Pilkada masih me­nyertakan tokoh-tokoh lama sebe­lumnya,” katanya.

Sebut saja Wahidin Halim dan Rano Karno. Selain Wahidin Halim dan Rano Karno, muncul nama lain yang di­perbincangkan yakni Arief Wismansyah Walikota Tangerang, dan Iti Octavia Jayabaya Bupati Lebak. 

“Ketiganya juga sudah menjabat dua periode sehingga dipandang se­pan­tasnya maju dalam kontestasi Pilgub. Nama lain yang dipandang layak maju dengan alasan yang sama adalah Ratu Tatu Chasanah dan Airin Rachmi Diany,” katanya.

Keduanya sudah dua periode menjabat sebagai kepala daerah dan sama-sama berpengalaman memim­pin birokrasi dan partai politik. Dari kubu Golkar, turunnya Airin dalam kontestasi Pilkada Banten akan membuat persaingan menjadi keras. 

“Airin dipastikan tanpa pesaing. Airin Rachmi Diany sendiri berpeluang dipilih Golkar karena sudah punya track record yang cukup panjang sebagai kepala daerah,” katanya.

Kader terbaik ini, diungkapkan Eko, di­proyeksikan mengamankan kekua­saan Golkar di Provinsi Banten. 

“Saya menilai, jika ikut sertanya Airin pada Pilgub Banten 2024. Pertimbangannya adalah potensi kemenangan yang tinggi maka itu adalah pilihan rasional dan strategi yang jitu,” katanya.

Makanya dalam konteks majunya Airin pada Pilgub Banten 2024, justru yang harus dilihat pertama-tama adalah pada kemampuannya dan penerimaan masyarakat. Kemudian peluang untuk menang.

“Dari kubu PDIP, Sinyal mengem­balikan kekuasaan Banten ke tangan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu ditunjukkan dengan mempersiapkan kader terbaik, jauh-jauh hari. Kader PDIP ada Rano Karno dan Mulyadi Jayabaya,” katanya.

Kalau ditinjau dari pengalaman PDIP dan militansi kadernya. Menjadi langkah serius merebut kembali kekuasaan sangat mendasar. 

“Terlebih, jika seluruh kader siap all out bekerja dan berhasil memilih calon pendamping yang tepat untuk Kader PDIP. 

Rano terlihat sangat dekat dengan Zaki Iskandar, penerus politik trah Ismet Iskandar. Kekuatan Rano sebagai mantan wakil gubernur dan Plt Gubernur Banten setidaknya memiliki pe­luang yang besar untuk men­da­patkan respon publik. 

“Ditambah dengan kekuatan Partai Politik PDIP yang saat ini semakin solid dalam merencanakan dan memantapkan kemenangan politik elektoral di semua tingkatan.Cuman problem Zaki, setidaknya Golkar sudah memutuskan mengusung Airin Rachmi Diany sebagai bakal calon gubernur Banten pada Pilkada 2024,” katanya.

Sementara itu dari kubu Partai Gerindra, Pada Pemilu 2019 lalu, Gerindra berhasil menguasai parlemen Banten dengan perolehan 16 kursi. Jika keberhasilan itu diraih kembali di Pemilu 2024, maka Ge­rindra hanya butuh koalisi satu parpol kecil untuk bisa mengusung kadernya meramaikan bursa pilkada. 

“Informasi yang berhasil dihimpun, kader Gerindra Banten sudah satu hati menyepakati nama Desmond J. Mahesa untuk diusung sebagai bakal calon gubernur. Ketua DPD Gerindra Banten yang juga anggota DPR RI itu dinilai figur yang paling tepat untuk membawa Partai Gerindra mengambil peran sentral di pilkada. 

“Sebagai ketua DPD Gerindra, Desmond J. Mahesa pemimpin parpol yang mau ‘ngopenin’ kader. Artinya kader mampu bergerak semaksimal mungkin di bawah komando Desmond J. Mahesa,” katanya.

Langkah politik lainnya yang dinanti adalah Wahidin Halim. Jika berke­ingi­nan maju kali kedua di Pilgub, WH perlu menjaga asa di Partai Nasdem. 

”Nasdem adalah partai WH sekarang. Dan saat ini WH masih memiliki has­rat di dunia politik dengan terlihat­nya langkah WH pindah haluan dari Demokrat ke NasDem adalah bukti bahwa WH ingin melanggengkan kiprahnya dan berkepentingan untuk memperpanjang karier politiknya,” kata Eko yang juga selaku Dosen Universitas Mathla’ul Anwar Banten. (mul-mg01/air)