FASHION WEEK: Bupati Iti Octavia Jayabaya menjadi misteri guest pada kegiatan Rangkasbitung Fashion Week di Alun-alun Rangkasbitung, kemarin.(Mastur / Radar Banten)
LEBAK – Bupati Iti Octavia Jayabaya ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Nasional (Harnas) usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Alun-alun Rangkasbitung. Bahkan, Iti menjadi misteri guest dalam kegiatan Rangkasbitung Fashion Week yang digelar di Jalan RM Nataatmaja, Rangkasbitung.
Pantauan Radar Banten di lokasi, Iti bersama puterinya dan para peserta berjalan layaknya peragawati profesional. Sebagian besar peserta menggunakan pakaian dengan bahan dasar batik Lebak. Ada pula peserta asal Muhara, Kecamatan Rangkasbitung, yang menggunakan pakaian mirip pesulap merah.
Tidak hanya menggelar Rangkasbitung Fashion Week, panitia juga menggelar lomba cipta kuliner dengan bahan dasar ikan dari dua sungai terbesar di Kabupaten Lebak, yakni Sungai Ciujung dan Ciberang. Panitia juga menyediakan stand untuk gelar produk UMKM dari 28 kecamatan.
Bupati Iti Octavia Jayabaya mengapresiasi inovasi yang dilakukan komunitas UMKM dan Dinas Koperasi dan UKM Lebak yang menyelenggarakan Rangkasbitung Fashion Week. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Untuk itu, Iti hadir langsung dan ikut berpartisipasi dengan menjadi misteri guest dalam acara tersebut.
“Kegiatan ini cukup positif. Saya melihat, banyak potensi yang dimiliki anak-anak muda Lebak yang bisa dikembangkan,” kata Iti Octavia Jayabaya, kemarin.
Bupati perempuan pertama di Lebak ini berharap, ke depan Rangkasbitung Fashion Week dapat menumbuhkan kreatifitas anak-anak muda di jalan raya. Karena itu, pemerintah daerah akan mendukung kegiatan tersebut. Apalagi, pakaian yang digunakan peserta berbahan dasar Batik Lebak. Artinya, ada dukungan dari masyarakat untuk mempromosikan Batik Lebak di Indonesia.
“Semoga, kegiatan ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lebak,” harapnya.
Selain Rangkasbitung Fashion Week, panitia juga menggelar lomba cipta kuliner olahan Sungai Ciujung. Setiap peserta harus menciptakan hidangan kuliner berbahan baku ikan Sungai Ciujung dan Ciberang, seperti Ikan Caung, Ikan Rarancak atau Benteur, Ikan Gabus, dan Ikan Sidat.
“Lomba ini merupakan inisiatif dari teman-teman Leekraf yang bertujuan untuk menggali potensi lokal dari Sungai Ciujung dan Ciberang. Karena kita ketahui sungai ini memiliki banyak potensi termasuk ikan,” kata Andi Yuliadi, Ketua Leekraf Kabupaten Lebak.
Andi mengatakan, peserta yang mengikuti perlombaan ini merupakan warga Lebak, khususnya mereka yang berada di bantaran sungai Ciujung dan Ciberang. Dirinya mengundang juri profesional yang sebelumnya sudah berpengalaman dalam berbagai perlombaan.
“Sungai Ciujung dan Ciberang ini kan melintasi wilayah Kabupaten Lebak, jadi banyak masyarakat yang hadir yang memang tinggalnya juga tidak jauh dari sekitar sungai, jadi mereka antusias datang kesini,” ujarnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
