DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Iti Meriahkan Rangkasbitung Fashion Week

post-img

FASHION WEEK: Bupati Iti Octavia Jayabaya menjadi misteri guest pada kegiatan Rangkas­bitung Fashion Week di Alun-alun Rangkasbitung, kemarin.(Mastur / Radar Banten)


LEBAK – Bupati Iti Octavia Jayabaya ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Nasional (Harnas) usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Alun-alun Rangkasbitung. Bahkan, Iti men­jadi misteri guest dalam kegiatan Rang­kasbitung Fashion Week yang digelar di Jalan RM Nataatmaja, Rang­kas­bitung.

Pantauan Radar Banten di lokasi, Iti bersama puterinya dan para peserta ber­jalan layaknya peragawati pro­fesional. Sebagian besar peserta meng­gunakan pakaian dengan bahan dasar batik Lebak. Ada pula peserta asal Muhara, Kecamatan Rang­kas­bi­tung, yang menggunakan pakaian mirip pesulap merah.

Tidak hanya menggelar Rang­kas­bitung Fashion Week, panitia juga meng­­gelar lomba cipta kuliner de­ngan bahan dasar ikan dari dua sungai ter­b­esar di Kabupaten Lebak, yakni Sungai Ciujung dan Ciberang. Panitia juga menyediakan stand untuk gelar produk UMKM dari 28 ke­camatan.

Bupati Iti Octavia Jayabaya meng­apre­siasi inovasi yang dilakukan ko­mu­nitas UMKM dan Dinas Koperasi dan UKM Lebak yang menyeleng­ga­rakan Rangkasbitung Fashion Week. Kegiatan tersebut mendapat sambutan an­tusias dari masyarakat. Untuk itu, Iti hadir langsung dan ikut berpartisipasi dengan menjadi misteri guest dalam acara tersebut.

“Kegiatan ini cukup positif. Saya me­lihat, banyak potensi yang dimiliki anak-anak muda Lebak yang bisa di­kembangkan,” kata Iti Octavia Jaya­baya, kemarin.

Bupati perempuan pertama di Lebak ini berharap, ke depan Rangkasbitung Fashion Week dapat menumbuhkan krea­tifitas anak-anak muda di jalan raya. Karena itu, pemerintah daerah akan mendukung kegiatan tersebut. Apalagi, pakaian yang digunakan pe­serta berbahan dasar Batik Lebak. Artinya, ada dukungan dari masyarakat untuk mempromosikan Batik Lebak di Indonesia.

“Semoga, kegiatan ini dapat me­num­buhkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisata­wan ke Lebak,” harapnya.

Selain Rangkasbitung Fashion Week, panitia juga menggelar lomba cipta ku­liner olahan Sungai Ciujung. Setiap peserta harus menciptakan hidangan kuliner berbahan baku ikan Sungai Ciujung dan Ciberang, seperti Ikan Caung, Ikan Rarancak atau Benteur, Ikan Gabus, dan Ikan Sidat.

“Lomba ini merupakan inisiatif dari teman-teman Leekraf yang bertujuan untuk menggali potensi lokal dari Sungai Ciujung dan Ciberang. Karena kita ketahui sungai ini memiliki banyak potensi termasuk ikan,” kata Andi Yuliadi, Ketua Leekraf Kabupaten Lebak.

Andi mengatakan, peserta yang me­ngikuti perlombaan ini merupakan warga Lebak, khususnya mereka yang berada di bantaran sungai Ciujung dan Ciberang. Dirinya mengundang juri profesional yang sebelumnya su­dah berpengalaman dalam berbagai per­lombaan. 

“Sungai Ciujung dan Ciberang ini kan melintasi wilayah Kabupaten Le­bak, jadi banyak masyarakat yang hadir yang memang tinggalnya juga tidak jauh dari sekitar sungai, jadi me­reka antusias datang kesini,” ujar­nya.(mg-02/tur)