PANTAU BLT: Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri) bersama Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar memantau pelaksanaan pemberian BLT di kantor UPT Samsat Cikokol, kemarin.(agung s pambudi/radar banten)
Terkait Penanganan Warga yang Terdampak Kenaikan Harga BBM
TANGERANG--Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi kebijakan Pemkot Tangerang dalam mengurangi beban masyarakat dalam menanggulangi dampak naiknya harga BBM.
Hal itu dikatakan Al -panggilan akrab Al Muktabar- saat menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang diprakarsai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Kantor UPT Samsat Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (21/9).
“Bagus. Itu (kebijakan-red) sebagai bentuk cinta Pak Wali kepada masyarakat Kota Tangerang,” puji Pj. Gubernur Al, kemarin.
Dipuji Pj. Gubernur Al, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menanggapi dengan senyuman.
Walikota Arief menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Banten. Dalam kesempatan itu, Walikota Arief membeberkan sejumlah jurus yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam merespon naiknya harga BBM beberapa waktu lalu.
“Selain menggratiskan Bus Tayo dan angkutan Si Benteng, Pemkot juga telah menggelar bazar murah di 13 kecamatan dengan harga produk yang dijual lebih murah dari harga pasaran,” tambah Arief.
Dari gelaran bazar murah tersebut, rata-rata disambut antusias masyarakat. Pemkot Tangerang, lanjut Arief akan melebarkan jangkauan dengan membuat bazar murah keliling hingga ke lingkungan RW.
Juga program akan ditambah dengan rencana penyaluran bantuan sosial kepada 10.414 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total dana bantuan sebesar Rp6.248 Miliar.
“Namun, Pemkot masih menemui kendala terkait verifikasi data penerima karena keterbatasan akses melalui data SIAK,” jelas Arief.
Sebagai informasi, Kota Tangerang mendapatkan kuota BLT BBM dari Provinsi Banten sebanyak 16.756 KPM dengan total bantuan sebesar lebih dari Rp10 Miliar. Bantuan tersebut diprioritaskan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum, pengemudi ojek online, nelayan serta pelaku UKM yang terdampak dari penyesuaian BBM. (asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
