DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

SD Kadumerak Sabet Emas FLS2N

post-img

FOTO BERSAMA: Kepala SDN Kadumerak Aprida Ariyani foto bersama anak didiknya yang berhasil menjadi juara dalam FLS2N tingkat nasional, kemarin. (Purnama/Radar Banten)

PANDEGLANG - SD Negeri Ka­du­merak 1, Kecamatan Karang­tanjung, ber­hasil meraih medali emas di ajang Fes­tival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD tahun 2022. Emas di­bawa pulang dari cabang tari tra­disional setelah bersaing dengan 320 SD seluruh Indonesia.

Kepala SDN Kadumerak 1 Aprida Ariyani mengatakan, siswanya berhasil meraih juara 1 setelah membuat sebuah tari tradisional yang dibuat dalam sebuah film dokumenter. Film tersebut menceritakan kehidupan sehari-hari warga di Pandeglang dan Lebak.

Lokasi syuting film tersebut di Daerah Batu Goong, Kecamatan Mandalawangi dan Jiput, serta Negeri di Atas Awan Citorek dan Kampung Kasepuhan Adat Pasir Eurih di Lebak.

“Untuk shootingnya hampir beberapa bulan karena memang memilih waktu tidak sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). Lokasinya di Citaman Pandeglang dan Citorek ke rumah pemangku adat di Pasir Eurih,” kata Aprida kepada Radar Ban­ten, Rabu (21/9).

Sedikit gambaran terkait tari dalam film dokumenter tersebut menceritakan kesehatian putera adat di kasepuhan. Mereka memiliki aturan tidak boleh mengambil batang pohon sembarang di hutan.

“Jadi hukum adat sebetulnya pe­ne­rapan Pancasila. Syukur alham­dulilah, karya tari tradisional Putra Adat, tidak menyangka sama sekali masuk finalis dan meraih juara 1 tingkat nasional,” ujarnya.

Afrida mengungkapkan, dirinya tidak menyangka karena sebelumnya hanya masuk finalis dan tidak sampai meraih jua­ra. Kurang lebih sebanyak 6 kali seko­lahnya masuk finalis tingkat nasional.

Siswanya berhasil meraih kemenangan setelah bersaing dengan 320 peserta SD tingkat nasional. Di mana ada juga SD Indonesia di Malaysia dan Arab Saudi.

Melalui ajang FL2SN, Afrida menga­ta­kan, siswa tidak hanya menampilkan tarian akan tetapi turut mempromosikan obyek wisata. Jadi menampilkan juga kondisi alamnya di Pandeglang dan Lebak yang indah.

“Dulu setiap kali ikut lomba yang juara selalu Gorontalo, tapi sekarang alham­dulilah Banten bisa ngalahin. Diwakili Kabupaten Pandeglang,” ung­kapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengaku bangga dan memgapresiasi prestasi tersebut.

“Ini sebuah prestasi membanggakan bagi Pandeglang dan Banten, semoga menjadi motivasi untuk sekolah lain dalam mencetak prestasi,” kata Taufik.(mg-01/tur)