DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

600 Guru Diberi Advokasi Pencegahan Kekerasan Anak

post-img

MENGEDUKASI GURU: Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan advokasi pencegahan kekerasan terhadap anak selama enam hari di Aula Gemilang, Rabu (22/6). (rbnn)


TIGARAKSA - Dinas Pemberdayaan Pe­rempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang meng­gelar kegiatan advokasi pencegahan ke­kerasan terhadap anak sekolah me­nengah pertama negeri (SMPN) se-Ka­bupaten Tangerang. 

Kegiatan ini diikuti sebanyak 600 gu­ru Bimbingan Konseling (BK) dari 29 Kecamatan di wilayah Kabupaten Ta­ngerang yang dilaksanakan selama 6 hari di Aula Gemilang, Gedung DP3A Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas DP3A Kabupaten Tange­rang Asep Suherman mengatakan, tu­juan pelaksanaan kegiatan tersebut ada­lah untuk mengedukasi guru terkait pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah.

“Nah dengan diadakannya kegiatan ter­sebut, para guru dapat mengetahui dan memahami penanganan kasus me­lalui pertolongan pertama psikologi bagi anak murid yang menjadi perilaku maupun korban,” ujar Asep, Rabu (22/6).

Menurutnya, kegiatan tersebut akan rutin diselengarakan dengan sasaran seluruh elemen masyarakat, agar kasus tin­dak kekerasan terhadap anak di wi­la­yah Kabupaten Tangerang bisa dicegah dan diminimalisir.

“Sejauh ini pencegahan yang dilakukan oleh DP3A yaitu berupa edukasi dan ju­ga sosialisasi, dengan melibatkan semua unsur masyarakat seperti PATBM (Perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat), unsur pendidikan dan juga dari unsur swasta,” jelasnya.

Sementara, Psikolog Nurhasanah meng­ungkapkan, kegiatan tersebut dapat memberi pemahaman baru bagi pa­ra tenaga pendidik untuk meng-up­­grade kompetensi diri dalam men­didik anak di sekolah, juga agar dapat menimalisir kekerasan terhadap anak.

“Sebagai pemateri saya juga mem­berikan informasi terkait kasus keke­rasan yang sering terjadi di lingkungan se­kolah dan bagaimana cara pen­dampingan kepada anak-anak yang menjadi korban baik itu fisik, sikis dan seksual,” tutupnya. (Mul)