DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Alumni Program Startup Studio Dapat Pendanaan Rp332,1 M

post-img

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuka pendaftaran Program Startup Studio Indonesia (SSI). Melalui program inkubasi intensif itu, Kementerian Kominfo mendampingi dan membina para startup digital tahap awal (early-stage) Tanah Air untuk bisa mencapai product-market fit secara optimal.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menayatakan hingga batch 4 yang tengah berjalan ini, program inkubasi SSI secara total telah mene­lurkan 65 alumni startup yang berhasil berkembang pesat pasca-pelatihan.

“Tercatat, total pendanaan yang tersalur ke startup alumni SSI Batch 1-3 hingga Mei 2022 mencapai Rp332,1 miliar. Dari setiap batch, 30-40 persen di antaranya telah mendapatkan pendanaan tahap awal setelah mengikuti SSI,” jelasnya di Jakarta Pusat, Selasa (21/6), dikutip dari siaran pers.

Semuel menyatakan ke­bang­gaan atas pencapaian alumni program SSI. Me­nurut­nya, Kementerian Ko­mifno mengharapkan startup digital akan berkembang dan membawa dampak dalam perekonomian nasional.

“Kami sangat bangga melihat berbagai pencapaian dari para alumni SSI. Tidak hanya dari segi pendanaan, yang lebih penting adalah startup early-stage ini bisa berkembang memberikan dampak yang semakin penting bagi perekonomian dan kualitas hidup di dalam negeri,” ungkapnya.

Startup Studio Indonesia diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada September 2020 dalam mendukung kemajuan eko­sistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas yang memberikan akses bagi para pegiat early-stage startup mengembangkan potensi bisnisnya. Kini Kementerian Kominfo sudah membuka program untuk Batch ke-5.

Mengusung tema “More Brainstorming, Less Classes”, Startup Studio Indonesia mem­fokuskan pada pem­bekalan ilmu dan wawasan praktis, dan menitikberatkan pada coaching dan mentoring langsung dari para praktisi terkemuka di industri startup.

Program Startup Studio Indonesia Indonesia mem­per­kuat dan melengkapi prog­ram pemberdayaan startup digital Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dan Hub.id.

Semuel menegaskan komit­men untuk memberdayakan startup digital nasional agar bisa terus berkembang.

“Kami di Kominfo berkomit­men untuk terus mencetak dan memberdayakan startup-startup kebanggaan Indo­nesia, yang agile, solutif, dan mampu memenuhi kebutu­han pasar, melalui SSI dan program-program lainnya,” tandasnya.

Salah satu alumni yang berkembang pesat setelah me­ngikuti SSI adalah Veri­hubs, alumni dari Batch 1. Dengan visi menjadi plat­form verifikasi paling inklusif di Indonesia, Verihubs mengem­bangkan solusi Know Your Customer (KYC) berbasis teknologi artificial intelligence (AI) untuk proses onboarding pelanggan secara digital.

“Tidak hanya itu, kami juga meluncurkan produk Know Your Business (KYB), untuk mem­bantu memverifikasi informasi esensial dalam suatu bisnis yang bisa digu­nakan untuk membantu pro­ses verifikasi skor kredit,” tutur CTO dan Co-Founder Verihubs, Williem. (bie)