DECEMBER 9, 2022
Utama

Anyar diterjang Tsunami, Ratusan Warga di Evakuasi

post-img

ANYAR – Ratusan warga Anyar, Kabupaten Serang panik berham­buran setelah pada Selasa (22/6) pagi ketika diguncang gempa bumi sebesar 8.5 SR. 

Guncangan tersebut menim­bulkan gelombang Tsunami se­tinggi 10 meter yang menghantam Anyar. Teriakan histeris warga terdengar, seraya memanggil sa­nak keluarga yang terpisah. Warga berlarian tak tentu arah untuk menyelamatkan diri.

Gelombang Tsunami ini menimbulkan kerusakan parah, serta tiga warga Anyar di­nyatakan meninggal dunia, serta ra­tusan warga kehilangan harta benda­nya dan puluhan warga luka-luka. Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten sigap mendiri­kan tenda darurat bencana untuk meng­eva­kuasi warga.

Kegiatan tersebut merupakan simulasi ke­siapsiagaan terhadap bencana tsunami yang di selenggarakan oleh BPBD Provinsi Banten bekerjasama dengan BPBD Kabu­paten Serang untuk meningkatkan ka­pabilitas sumber daya manusia dan me­ngedukasi warga. Kegiatan simulasi di­lak­sanakan di lapangan Kecamatan Anyar.

“Simulasi ini bertujuan untuk menge­dukasi warga, apa saja yang harus di la­kukan apabila tsunami menerjang, se­hingga warga bisa mengevakuasi secara mandiri,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana.

Provinsi Banten merupakan daerah rawan bencana Tsunami, ditambah, de­ngan erupsi Gunung Krakatau yang mulai aktif kembali. Kegiatan tersebut diyakininya akan memberikan manfaat bagi warga untuk mengurangi dampak resiko bencana.

“Kami harap, warga bisa mengapli­kasikan simulasi ini, apabila terjadi ben­cana alam, sehingga warga tidak panik,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono mengatakan, kegiatan simulasi sangat penting untuk mengurangi dampak resiko bencana yang terjadi dan juga bisa kembali meningkatkan wisata Anyar.

“Selain meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengembalikan keyakinan bagi wisatawan untuk kembali berwisata ke Anyar,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Ayub Andi Saputra menjelaskan, kegiatan tersebut di ikuti oleh 370 peserta terdiri dari warga Kecamatan Anyar, BPBD Pro­vinsi Banten. BPBD Kabupaten Serang, Fo­kompinda Kecamatan Anyar, relawan serta stakeholder terkait.

“Kami undang dari enam Desa di Ke­ca­matan Anyar, ternyata antusiasme warga sangat luar biasa untuk mengikuti simulasi ini, kami sangat berterimakasih,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, warga diberikan edukasi bagaimana cara mengurangi ke­panikan, dan mengevakuasi diri pada saat bencana terjadi, serta pelatihan ke­siap­siagaan terhadap bencana bagi petugas terkait. (fjr/air)