DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Bangun Pasar Baros Rp45,2 Miliar

post-img

SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bergerak cepat setelah permo­ho­nan pembangunan Pasar Baros dires­pons Presiden Joko Widodo. Bupati pe­rem­puan pertama di Kabupaten Serang ini bersama sejumlah kepada dinas sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan sedang menyiapkan detail engineering design (DED) bangunan Pasar Baros. 

“Saya sudah ke Kementerian PUPR, dite­rima Direktur Sarana Prasarana yang ditugaskan Pak Menteri (Basuki Hadimul­jono, red) untuk menindak­lanjutinya,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat diwawancarai di Setda Pemkab Serang, Rabu (22/6).

Ia mengatakan, dari Kementerian PUPR juga sudah ada yang ditugaskan untuk me­ninjau Pasar Baros. “Pak Presiden meminta ke Pak Menteri untuk dibangun tahun ini,” ujarnya.

Pihaknya kini sedang menyiapkan detail engineering design (DED) untuk pem­bangunan pasar tradisional itu. “Insya Allah dalam waktu dua minggu selesai dan akan langsung didiskusikan kembali dengan Kementerian,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, Pasar Baros akan dibangun di lahan yang sama. Konsep bangunan dua lantai untuk 345 pedagang, terdapat lahan parkir dan ruang terbuka hijau (RTH). “Luas lahannya 4.138 meter per­segi,” katanya.

Dikatakan Okeu, pihaknya sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan pasar tersebut.

 “Kebutuhan anggarannya Rp45,2 miliar,” ungkapnya.

Untuk pembangunan pasar itu, Pemkab hanya menyiapkan DED-nya. Pem­bangu­nan seutuhnya dilakukan oleh Kementerian PUPR. “Kemungkinan dibangun pada bulan Agustus, tendernya di bulan Juli,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Baros, Jumat (17/6) dimanfaatkan dengan baik oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Salah satunya dengan menyampaikan aspirasi pembangunan pasar baru di Kecamatan Baros.

“Alhamdulillah, Pasar baru Baros akan dibangun oleh beliau, pemerintah pusat saja katanya. Dan langsung instruksi ke Pak Menteri Pekerjaan Umum untuk pembangunannya,” kata Tatu dalam siaran pers, Minggu (19/6). 

Tatu mengungkapkan, pembangunan pasar baru di Baros sudah masuk dalam rencana Pemkab Serang. Namun belum sempat dibangun karena pandemi Covid-19 dan keuangan APBD Kabupaten Serang saat ini belum pulih. 

Oleh karena itu, Tatu yang langsung melaporkan kondisi Pasar Baros sudah tidak layak mendapat respons dari Presiden. Saat itu juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono diperintahkan Presiden untuk segera membangun Pasar Baros. (jek/bie)