SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bergerak cepat setelah permohonan pembangunan Pasar Baros direspons Presiden Joko Widodo. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini bersama sejumlah kepada dinas sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan sedang menyiapkan detail engineering design (DED) bangunan Pasar Baros.
“Saya sudah ke Kementerian PUPR, diterima Direktur Sarana Prasarana yang ditugaskan Pak Menteri (Basuki Hadimuljono, red) untuk menindaklanjutinya,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat diwawancarai di Setda Pemkab Serang, Rabu (22/6).
Ia mengatakan, dari Kementerian PUPR juga sudah ada yang ditugaskan untuk meninjau Pasar Baros. “Pak Presiden meminta ke Pak Menteri untuk dibangun tahun ini,” ujarnya.
Pihaknya kini sedang menyiapkan detail engineering design (DED) untuk pembangunan pasar tradisional itu. “Insya Allah dalam waktu dua minggu selesai dan akan langsung didiskusikan kembali dengan Kementerian,” katanya.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, Pasar Baros akan dibangun di lahan yang sama. Konsep bangunan dua lantai untuk 345 pedagang, terdapat lahan parkir dan ruang terbuka hijau (RTH). “Luas lahannya 4.138 meter persegi,” katanya.
Dikatakan Okeu, pihaknya sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan pasar tersebut.
“Kebutuhan anggarannya Rp45,2 miliar,” ungkapnya.
Untuk pembangunan pasar itu, Pemkab hanya menyiapkan DED-nya. Pembangunan seutuhnya dilakukan oleh Kementerian PUPR. “Kemungkinan dibangun pada bulan Agustus, tendernya di bulan Juli,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Baros, Jumat (17/6) dimanfaatkan dengan baik oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Salah satunya dengan menyampaikan aspirasi pembangunan pasar baru di Kecamatan Baros.
“Alhamdulillah, Pasar baru Baros akan dibangun oleh beliau, pemerintah pusat saja katanya. Dan langsung instruksi ke Pak Menteri Pekerjaan Umum untuk pembangunannya,” kata Tatu dalam siaran pers, Minggu (19/6).
Tatu mengungkapkan, pembangunan pasar baru di Baros sudah masuk dalam rencana Pemkab Serang. Namun belum sempat dibangun karena pandemi Covid-19 dan keuangan APBD Kabupaten Serang saat ini belum pulih.
Oleh karena itu, Tatu yang langsung melaporkan kondisi Pasar Baros sudah tidak layak mendapat respons dari Presiden. Saat itu juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono diperintahkan Presiden untuk segera membangun Pasar Baros. (jek/bie)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
