DECEMBER 9, 2022
Utama

Gandeng Media untuk Tingkatkan Literasi

post-img

Kunjungan Pengurus MKKS Pandeglang ke Graha Pena Radar Banten


PANDEGLANG – Pengurus Musya­warah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Pandeglang bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemuda­an dan Olahraga (Disdikpora) Pandeg­lang Sutoto mengunjungi Graha Pena Radar Banten di Kota Serang. 

Kunjungan Sekdis bersama Pengurus MKKS diterima oleh Direktur Radar Banten Group Mashudi, Pimpinan Redaksi Radar Banten Delfion Saputra, Redaktur Pelaksana Radar Banten Aditya Ramadhan, dan Kabiro Lebak dan Pandeglang Mastur. 

Adapun tujuan dari kunjungan tersebut dalam rangka membangun sinergitas untuk meningkatkan pendidikan dan literasi di Kabupaten Pandeglang. 

Sutoto berharap, terjalin kerja sama layanan pendidikan melalui media pe­ningkatan literasi. 

“Harapannya ada koran harian bisa meng-update apa sebenarnya dilakukan Bupati Pandeglang Irna Narulita tentang pendidikan. Layanan dasar pendidikan, men­jadi program bupati,” katanya di Gedung Graha Pena Radar Banten, Jumat (22/7).

Sutoto juga berharap, Radar Banten ini menjadi salah satu jaringan turut serta membangun pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Melalui publikasi tentang guru penggerak, sekolah penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka. 

“Bisa berupa profil pelajaran, ada karya ada inovasi. Kita butuh juga karya guru tampil di media, baik itu prestasinya siswa dan gurunya juga, harapannya bisa menjadi potret pendidikan Pandeglang,” katanya. 

Sutoto juga menyambut baik, atas hu­bungan kerja sama baik. Serta meng­apre­siasi adanya koran digital Radar Banten. 

“Jadi tidak hanya koran cetak tetapi ada koran digitalnya. Sehingga informasinya bisa tersajikan sampai pelosok desa,” katanya. 

Direktur Radar Banten Group, Mashudi mengungkapkan, bahwasannya men­cip­takan budaya literasi ini memang men­jadi pekerjaan bersama. 

“Jangankan di Kabupaten Pandeglang artinya di semua daerah, urusan orang mem­baca dikasih gratis juga enggak mau, kalau kebiasaan membacanya enggak ada. Harus digerakkan aja karena kebiasaan literasinya enggak ada,” katanya. 

Menurutnya, dalam upaya meningkatkan literasi itu perlu cari caranya. Supaya me­mang minimal mau membaca.

“Makanya kenapa isi koran kita juga kita ingin ada informasi bisa menjadi meng­gugah. Supaya mereka mau mem­baca,” katanya. 

Mashudi menegaskan, selama ini Radar Banten sudah menjadi mitra. Jadi sudah ter­jalin kerja sama dengan Dinas Pen­didikan.

“Saya pertama kali liputan di Pandeglang tahun 2000-2001. Saya tugas di Pandeglang dari jalannya berbatu sekarang Alham­dulilah sudah bagus,” katanya. 

Lebih lanjut Mashudi menuturkan, bah­wa memang membangun pendidikan itu bukan hanya anak-anaknya tetapi ju­ga tenaga pengajarnya juga penting. Oleh karena itu informasi bukan hanya se­kedar dilihat hanya beritanya tapi itu mem­buka wawasan. 

“Kita lihat, informasi terus menerus mam­pu mendorong wawasan. Selain melek teknologi tapi juga informasi untuk menambah wawasan,” katanya. 

Ketua MKKS SMP Pandeglang, Muhamad Nahrawi Taufiq membenarkan, bahwasan­nya, dalam raport pendidikan bahwa me­mang literasi ini belum menjadi budaya. 

“Bukan hanya di Kabupaten Pandeglang tapi memang hampir di semua daerah. Bu­daya literasi ini kurang,” katanya. 

Bendahara MKKS SMP Pandeglang, Ruli Purnama mengucapkan terima kasih ke­pada Radar Banten sudah bersinergi da­lam upaya meningkatkan pendidikan li­terasi di Pandeglang. 

“Kami senang ada Radar Banten yang pe­duli pendidikan,” katanya. (mg01/air)