SERANG - Pemkab Serang menargetkan enam sasaran yang dicapai dalam Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Salah satunya dengan meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.
Hal itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) III Pemkab Serang Ida Nuraida saat membuka sosialisasi/bimtek penyusunan Anjab dan ABK di Kabupaten Serang yang digelar Bagian Organisasi di Aula Tb Suwandi, Jum’at (22/7).
Hadir sebagai narasumber Analisis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Kelembagaan dan Analisa Jabatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Eidy Rofik.
Ida mengatakan, enam sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan sosialisasi atau bimtek penyusunan Anjab dan ABK ini untuk meningkatkan pemahaman kepada aparatur pemerintah. Terutama, bagi pejabat pengelola kepegawaian dalam menghitung beban kerja dan jumlah pegawai yang dibutuhkan pada unit kerja masing-masing.
“Serta tersusunnya kelembagaan Pemerintah Kabupaten Serang yang efektif dan efisien,” ujar Ida.
Kemudian, sasaran berikutnya agar terlaksananya sistem, proses dan prosedur kerja aparatur Pemkab Serang secara jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip good governance. Lalu, meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Serang.
“Kemudian meningkatnya pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan, program serta visi dan misi Kabupaten Serang. Dan terakhir terwujudnya aparatur Pemkab Serang yang berintegritas, kompeten, capable, professional, berkinerja tinggi, sejahtera serta bebas KKN,” katanya.
Ida menambahkan, digelarnya sosialisasi dan bimtek ini atas dasar Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 1 Tahun 2020 tentang pedoman analisis jabatan dan analisis beban kerja yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Kabupaten Serang, Raden Lukman mengatakan, kegiatan sosialisasi penyusunan dokumen Anjab dan ABK dokumen sangat penting dikarenakan berkaitan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Sehingga, Pemkab Serang dapat menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi dan menentukan berapa jumlah pegawai di sebuah organisasi sesuai dengan beban kerja.
“Supaya dapat mengetahui OPD mana yang memiliki beban kerja yang besar tentu membutuhkan dukungan SDM, baik kualitas dan kuantitas bisa dilakukan secara profesional mungkin,” ujarnya. (jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
