Adul (38) nama samaran memilih pergi dari kampung daripada menanggung malu akibat kelakuan istrinya, kita panggil saja Sesil (35) yang suka bikin onar. Maklumlah, Sesil kadang tak bisa menjaga mulutnya yang suka nyablak dan senang bergosip.
Ya namanya ibu-ibu, tak akan bahagia kalau tidak bergosip. Apalagi hidup di tengah perkampungan yang jika ada info hangat berbau negatif, pasti cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Salah satu sumber gosip paling kondang tentu dari mulut Sesil. Ibu dua anak itu sudah sangat terkenal dengan berbagai bahan gosipnya bagi ibu-ibu di kampung.
“Yang malu mah saya, ibu-ibu itu kan pasti cerita ke suaminya, nah saya jadi ikutan didiemin sama bapak-bapaknya,” aku Adul saat berbincang dengan Radar Banten di kediamannya di Kecamatan Kramatwatu, Kamis (21/7).
Sejak awal mengenal Sesil, Adul sebenarnya sudah tahu akan watak dan sikap istrinya itu. Tapi waktu itu Adul tak mau ambil pusing, yang penting bisa menikah dan membina rumah tangga dengan Sesil.
Maklumlah Sesi ini sebenarnya wanita cantik dan anak orang terpandang di kampung, bapaknya tokoh masyarakat, keluarganya juga sangat dihormati.
Sedangkan Adul dari keluarga biasa dan perantauan dari Jawa Timur. Seolah memang merasa sudah jodohnya, Jadi Adul tak mau berlama-lama, enam bulan pendekatan langsung lamaran.
Waktu awal rumah tangga sih, Sesil masih bisa menjaga sikap dan menghargai Adul sebagai suami. Meski Adul hidup menumpang di rumah keluarga Sesil, tapi mereka tetap harmonis.
Sampai akhirnya mereka dikaruniai momongan, orangtua Sesil membangun rumah untuk mereka di kampung itu. Mulai dari situlah Sesil menunjukkan sikap aslinya.
“Dia mulai arogan, berani ngebentak saya, terus kalau ada masalah, suka diumbar-umbar ke tetangga,” tuturnya.
Awalnya Adul tak terima dan sering menasehati, tapi Sesil tak mau patuh pada suami. Puncaknya, saat Sesil ikut campur urusan rumah tangga orang lain dan menggosipkannya ke tetangga lain.
“Menyebarlah gosip itu, saya dan istri mulai punya musuh,” katanya.
Setiap Sueb bergaul di masyarakat, pasti ada saja yang cuek bahkan ditinggal pergi. Kelakuan istrinya makin lama makin parah, banyak gosip-gosip rumah tangga orang lain yang ia umbar.
“Saya udah enggak tahan, mending kabur,” katanya.
Anehnya, setiap kali Adul pergi bahkan hingga sebulan, Sesil selalu merasa kehilangan, ditelepon sampai nangis-nangis memohon agar Adul pulang.
“Kalau udah denger istri nangis, saya paling enggak tegaan,” akunya.
Mereka pun harmonis lagi, tapi tetap saja Sesil tak berubah. Adul hanya bisa pasrah, kalau sudah ada masalah dengan tetangga, paling ia hanya diam di rumah atau pergi tak pulang.
Ya ampun, ini mah namanya serba salah, sabar ya Kang. (drp/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
