DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Bontot Domas Dikembangkan

post-img

SERANG - Pemerintah Desa Domas, Kecamatan Pontang bakal mengembangkan ola­han makanan bontot. Ma­kanan khas Domas ini dalam pengelolaan manajemen pe­masarannya direncanakan dike­lola Badan Usaha Milik Desa. 

Bontot merupakan olahan makanan tradisional berba­han dasar ikan payus dan ikan bulan-bulan. Bontot me­miliki cita rasa yang khas dan legit seperti makanan khas Palembang pempek berbentuk lenjer.

Kepala Desa Domas Ukon Hi­da­yat mengatakan, pihak­nya sudah melakukan rapat ber­sama direktur dan pe­ngu­rus BUMDes untuk me­ngem­bangkan makanan ola­han bontot. "Saat ini bon­tot masih diproduksi oleh per­orangan, kemasannya juga sangat sederhana," kata Ukon kepada Radar Banten, Senin (22/8).

Ukon berencana akan me­ngajak kerja sama pengusaha bontot agar kemasannya di­­buat lebih menarik. Kemu­dian pemasaran yang saat ini hanya di sekitar Serang bisa diperluas dengan me­ngan­dal­kan website desa dan melalui market place.

“Kalau kemasannya bagus, selain menarik, kan bisa mem­buat makanan tahan lebih lama, tinggal nanti kita laku­kan pengujian ketahanan makanan bontot ini agar bisa di­kirim ke luar kota,” pa­parnya.

Salah satu pengusaha bon­tot Asmawi Idris mengatakan, ia sudah menjalankan usaha sejak puluhan tahun lalu. Asmawi mengaku sangat se­tuju jika ada upaya dari pemerintah desa untuk me­ningkatkan dan mengem­bang­kan makanan khas Do­mas ini. “Saya mah setuju aja kalau memang tujuannya baik,” kata Asmawi.

Ia mengaku selama ini me­mang kemasan produk bon­totnya masih sangat seder­hana, hanya dibungkus pla­s­tik dan lebel dari kertas. “Dari dulu kemasannya me­mang begini, cuma diplastikan saja,” kata­nya. (drp/jek)