DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Zaki Berharap 4 Raperda Segera Disahkan

post-img

JAWABAN BUPATI: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat memberikan jawaban terhadap pandangan fraksi soal empat Raperda di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (22/8).(MULYADI/RADAR BANTEN)

Beri Jawaban Pandangan Fraksi di DPRD

TIGARAKSA-- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang memberikan jawaban terhadap peman­dangan umum fraksi mengenai 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Tange­rang.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Raperda berupa Ran­cangan Peraturan Daerah tentang Pe­ngelolaan Sampah, Rancangan Per­aturan Daerah tentang Bangunan Ge­dung, Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal, Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Penyelenggaraan Per­izinan Berusaha itu telah disusun ber­dasarkan landasan aspek filosofis, so­siologis dan yuridis.

“Mudah-mudahan keempat Raperda ini bisa segera dibahas dan disahkan oleh anggota DPRD Kabupaten Tange­rang,” katanya saat di Ruang Rapat Pa­ripurna DPRD Kabupaten Tange­rang, Senin (22/08)

Menurutnya, keempat Raperda baru ini diharapkan segera menjadi Perda, sehingga bisa menjadi payung hukum untuk pembuatan peraturan petunjuk dan pelaksanaan teknis selanjutnya. 

Zaki juga berharap disetujuinya usulan Raperda tersebut menjadi Per­da, karena akan lebih memudahkan penanganan permasalahan seperti sampah, bangunan gedung, pena­na­man modal dan perijinan berusaha di Kabupaten Tangerang.

“Saya atas nama Pemerintah Ka­bu­paten Tangerang menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang tinggi ke­pada seluruh Fraksi DPRD Ka­bu­paten Tangerang atas penyampaian tanggapan terhadap empat Raperda yang disampaikan pada Rapat Pari­purna DPRD Tanggal 18 Agustus 2022 lalu,” ujarnya.

Menyikapi tentang pengelolaan sampah, Zaki menekankan usulan Rap­erda tentang Pengelolaan Sampah menjadi Perda tersebut akan menjadi acuan yang jelas bagi Pemerintah Ka­bupaten Tangerang. 

“Makanya hal itu penting, karena untuk penanganan dan pengelolaan sam­pah dari hulu sampai hilir, ter­utama dalam hal penerapan teknologi yang terbarukan menjadi lebih efektif,”Jelas Zaki. (mul/asp)