DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Sekdis Pariwisata Tangsel Dibacok Katana

post-img

LUKA SABET: Sekretaris Dinas Pariwisata Tangsel Yanuar menunjukkan luka bekas sabetan samurai jenis katana, belum lama ini.  (Yanuar for Radar Banten)

Lerai Perkelahian di Lingkungan Rumah

SERPONGUTARA-Sekre­taris Dinas Pariwisata Kota Ta­ngerang Selatan, Yanuar men­jadi korban pembacokan se­kelompok pemuda di ling­kungan rumahnya, di Kam­pung Baru Utara, Kelurahan Pa­kulonan, Kecamatan Ser­pong Utara, belum lama ini.

Yanuar mengalami luka dibagian leher dan tangannya, akibat bacokan katana. Peris­tiwa itu sendiri terjadi pada Minggu, 18 September 2022 lalu, pukul 03.00 WIB malam.

Menurut Yanuar, peristiwa pengeroyokan berawal ketika sekelompok pemuda dari ka­wasan timur Indonesia berkelahi di pinggir jalan. Kemudian, di antara mereka hendak merampas sepeda motor milik warga setempat yang kebetulan melintas di lokasi tawuran.

Warga tersebut kemudian ber­teriak meminta tolong. “Me­reka sedang ribut, lagi pe­­rang. Lalu ada anak teman sa­ya dikejar motornya mau di­rampas diancam pakai ka­tana,” ujar Yanuar, Kamis (22/9).

Mendengar teriakan anak mu­da itu, Yanuar bersama sejumlah warga yang malam itu sedang ngumpul berlari menolong. 

“Saya datang bersama warga mencoba menolong anak teman saya yang lagi dipukuli. Pas saya coba tarik, dia (pe­laku-red) malah menyabet ka­­ta­nanya ke arah saya. Ujung­­nya yang tawuran me­re­ka dengan saya dan warga,” ujarnya.

Sementara Ketua RW 03/01 Syarifudin menambahkan, orangtua dari anak muda yang dirampas sepeda mo­tornya juga mengalami luka bacok di bagian perut, karena mencoba menolong anaknya yang terus dipukuli. 

Menurut Syarifudin, seke­lompok pemuda itu diketahui sedang menenggak minuman beralkohol dan tinggal di kos-kosan lingkungannya. Se­mentara Yanuar menga­takan, atas kejadian ini ia dan sejumlah warga tidak me­lapor ke kepolisian, ken­dati Kasat Reskrim Polres Tangsel tiba di lokasi memin­tanya visum.

“Mau laporan apaan, mau nun­­tut apaan. Mereka aja di sini ngontrak, orang susah, capek-capein saya saja nanti sa­ya bolak-balik ke kantor po­­lisi,” pungkasnya. (ful/asp)