DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Mendag: Tak Ada Lagi Yang Antre Migor

post-img

BANDUNG – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kembali melakukan blusukan ke pasardan bertemu pedagang, mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (23/6).. 

Turut mendampingi Mendag Zulhas yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

Mendag Zulhas, begitu ia disapa, memastikan stok minyak goreng tersedia dengan baik dan harga stabil. “Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya itu orang sudah enggak antre, mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,” tegas Mendag Zulhas dalam keterangan resminya.

Mendag Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Harga minyak goreng curah di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat sudah normal Rp14.000 per liter.

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,” beber Mendag Zulhas.

Mendag Zulhas mengungkapkan, Kemen­terian Perdagangan akan berkoordinasi de­ngan pelaku usaha minyak goreng untuk mengadakan minyak goreng curah kemasan sederhana dengan merek ‘MinyakKita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan seder­hana di ritel modern dengan harga Rp14.000 per liter dengan lebih aman dan higienis.

“Saya akan undang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng, untuk mengemas minyak curah menjadi kemasan sederhana. Sehingga nanti masyarakat, ibu-bu, kalau dia belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp14.000 pers liter dengan merek Minyakita,” terang Mendag Zulhas. 

Dalam sidak tersebut, Mendag Zulhas juga melihat dan meninjau sejumlah harga bahan-bahanpokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga cabai cen­derung turun,” tegas

Mendag Zulhas. Menurut Mendag Zulhas, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp100.000 per kg lebih, sekarang sudah turun menjadi Rp80.000 per kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp120.000 per kg sekarang sudah Rp100.000 per kg, jadi cenderung turun,” pungkas Mendag Zulhas. (bie)