DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Pasar Gunungsari Jadi Sentra Hasil Bumi dan UMKM

post-img

SERANG - Pemkab Serang menjadikan Pasar Melinjo di Desa Luwuk, Keca­matan Gunungsari menjadi Sentra Hasil Bumi dan Produk UMKM.

Sekadar diketahui, pasar itu sudah bertahun-tahun tidak terpakai. Awal­nya, pasar itu dibangun untuk pema­saran produk emping.

Kini, Pemkab Serang kembali berniat untuk memfungsikan pasar tersebut. Namun untuk pengelolaannya dikerja­sa­makan dengan Durian Jatohan Haji Arif (DJHA).

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perin­dustrian dan Perdagangan (Diskoum­erindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan, pengelolaan Pasar Gunungsari diserahkan sepenuh­nya kepada DJHA. Namun masih aset Pemkab Serang. 

“Kita ada MoU dengan pihak DJHA, me­reka juga melakukan rehab di Pasar Gunung­sari,” katanya kepada Radar Banten di kantornya, Kamis (23/6).

Adang mengatakan, ada 20 kios yang disediakan di Pasar Gunungsari. Saat ini sudah ada 18 pedagang yang siap menempati pasar tersebut.

“Pedagangnya dari penduduk setem­pat. Mereka akan berjualan hasil bumi dan produk UMKM,” ujarnya.

Pihaknya merasa optimistis pasar tersebut akan ramai. Target utamanya wisatawan yang menuju kawasan wisata Anyar-Cinangka.

Karena pengelolaannya dipercayakan kepada DJHA, untuk sementara ini pihaknya tidak menarik retribusi. “Bahkan untuk perawatannya pun diserahkan kepada DJHA,” ucapnya.

Adang memastikan pasar tersebut akan di-launching dalam waktu dekat ini. “Insya Allah akan segera kita launching, kita akan sesuaikan dengan jadwal pimpinan, doakan saja,” ujarnya.

Seorang warga, Rizal Pratama men­yambut baik sentra hasil bumi dan produk UMKM. Hal itu akan berdampak pada perekonomian warga. “Karena di Gunungsari juga belum ada pasar,” katanya.

Namun ia berharap pedagang yang menempati pasar tersebut harus warga lokal. “Jangan sampai nanti banyak pendatang yang menempati pasar itu,” pungkasnya. (jek/bie)