PANDEGLANG - Pondok Pesantren Modern Al-Mizan 3 Pandeglang mewisuda 46 orang santri tahfidz Al-Quran dan Matan Al Arbain An Nawawiyah. Puluhan santri tersebut berasal dari kelas 1,2, dan 3 Tsanawiyah.
Pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Mizan KH Anang Azharie Alie mengatakan, wisuda tahfidz Al-Qur'an ini merupakan yang perdana.
"Program kurikulum tahfidz ini baru di buka pada 2019 lalu. Alhamdulilah baru berumur tiga tahun, Al-Mizan sudah mewisuda 46 orang tahfidz," katanya kepada Radar Banten di Ponpes Al Mizan 3, Kabupaten Pandeglang, Kamis (23/6).
Mereka yang mengikuti wisuda, Anang, masih duduk di bangku kelas 1,2, dan kelas 3 Tsanawiyah. Mereka telah khatam Al-Quran 30 juz. "Bahkan bukan hanya menghafalkan Al-Quran 30 juz tapi juga mereka khatam kitab Matan Al Arbain An Nawawiyah," jelasnya.
Menurutnya, program tahfidz Al-Quran masuk dalam kurikulum yang targetnya pada tahun pertama atau kelas 1 itu santri khatam hafal 30 juz. Kemudian target tahun kedua itu mengulang hafalannya. "Tahun ketiga sudah hapal 30 juz sempurna. Hafal di luar kepala," ungkapnya.
Mantan Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten ini berharap, para tahfidz bukan hanya sekedar hapal saja tapi juga memiliki adab, akhlak, keimanan, dan ketakwaan yang mumpuni. "Kita mengutamakan mendidik mereka dengan adab. Membangun keimanan dalam rangka alim yang tawadhu," tegasnya.
Salah seorang orangtua santri, Jaka mengucapkan syukur alhamdulilah anaknya ikut diwisuda.
"Terima kasih kepada Pak Kyai dan ibu serta ustadz dan ustadzah sudah ikhlas mendidik anaknya. Sehingga bisa seperti sekarang ini," ujarnya.
Jaka mengungkapkan, kalau ketiga anaknya masuk pondok pesantren Al-Mizan. Dua anaknya sudah lulus terlebih dahulu.
"Alhamdulilah anaknya nggak nakal, selama 6 tahun anak saya betah di Al-Mizan. Memiliki jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan sehingga anak pertama sekarang menjadi Guru SMK dan yang kedua masuk ITB," jelasnya.
Mereka yang mondok di pesantren sebetulnya pembuka pintu rezeki. Sebab dari pondok mereka memanjatkan doa buat orangtua dan keluarganya.
"Kalau sudah hafal Al-Quran akan mudah untuk belajar ilmu lain. Insyaallah akan dipermudah untuk mempelajari ilmu lain dan saya yakini anak tahfidz tidak akan susah hidupnya," tukasnya.(mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
