DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

10 Ide Jualan Makanan di Kampung dengan Modal Kecil

post-img

Meski tak seramai di kota, di kampung juga menyimpan potensi usaha kuliner. Bisa memulai dengan modalnya yang masih terjangkau dan sumber daya yang tidak begitu besar.

Berikut ini jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil, seperti dikutip dari Mitra Bukalapak.

1. Bakso dan mie ayam

Hampir semua masyarakat Indonesia mengenal makanan seperti bakso dan mie ayam ini. Kamu bisa menemukannya hampir di semua tempat baik perkotaan maupun kampung. Dari fakta tersebut, kita bisa mengetahui bahwa bakso dan mie ayam salah satu jualan makanan yang laris di kampung.

 

2. Gorengan

Siapa di sini yang belum pernah sama sekali menyantap gorengan? Makanan yang satu ini juga sering laris di kampung maupun perkotaan. Bahkan, gorengan sangat disukai oleh banyak kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa. Maka dari itu, gorengan juga termasuk jajanan lokal yang bisa menghasilkan keuntungan besar.

Modal untuk membuka usaha gorengan ini juga tidak besar. Kamu bisa membeli berbagai bahan pembuatannya di pasar tradisional. Sedangkan penjualannya bisa dilakukan pada halaman rumah atau di pinggir jalan yang banyak dilalui orang. Jangan lupa juga untuk menyertakan cabai atau saus untuk pendamping gorengan tersebut.

 

3. Kue basah

Bisa dikatakan, kue basah sangat identik dengan jajanan pasar. Maka dari itu, kue basah termasuk jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Cara pembuatan kue basah relatif mudah sehingga kamu bisa membuatnya sendiri.

Kamu bisa menjual kue basah ini dengan harga yang tepat dan sebaiknya tidak disamakan dengan harga kota. Sebab, beberapa orang justru akan lebih memilih beli kue basah di kota daripada di kampung. Maka dari itu, akan lebih baik jika kamu survei terlebih dulu harga kue basah di kota dan kampung agar dapat gambaran harga idealnya.

 

4. Pecel lele

Hampir setiap daerah pasti ada yang berjualan pecel lele. Tidak jauh berbeda dengan gorengan sebelumnya, pecel lele termasuk jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Maka dari itu, tidak mengherankan jika pecel lele sering kita temukan baik itu di perkotaan maupun daerah kampung.

Untuk bisa berkembang dalam bisnis ini, ada baiknya kamu bekerja sama dengan penjual lele di kampung. Hal tersebut akan sangat memudahkan kamu dalam bisnis pecel lele. Selain itu, pilihlah penjual lele yang memberikan penawaran harga yang bagus dan juga kualitas terbaik.

 

5. Nasi goreng

Bisnis nasi goreng juga termasuk ke dalam jualan makanan yang laris di kampung maupun perkotaan. Hampir setiap daerah pasti memiliki penjual nasi goreng yang selalu buka sore hingga malam hari. Bahan-bahan pembuatan nasi goreng pun cukup mudah sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan modal besar.

Untuk bisa mendapatkan banyak pelanggan, sebaiknya kamu buat variasi rasa dari nasi goreng. Contohnya nasi goreng daging kambing, daging sapi, daging ayam, kornet, dan masih banyak lagi. Meskipun target konsumennya adalah orang-orang di kampung, namun tetap saja banyak orang yang menyukai variasi rasa dari nasi goreng tersebut.

6. Bubur

Bubur merupakan salah satu jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Setiap pagi hari, hampir semua daerah ada yang berjualan bubur. Bahkan, di daerah kampung pun bubur cukup banyak dicari oleh orang-orang sebagai sarapan pagi, sehingga peluang bisnis yang satu ini cukup besar.

Seiring dengan berjalannya waktu, kamu bisa melakukan kreasi dengan penambahan variasi makanan tambahan pada bubur. Contohnya bubur dengan hati sapi, daging ayam, kacang-kacangan, dan masih banyak lagi. Selain itu, bubur di setiap daerah juga memiliki ciri khas sehingga kamu bisa memanfaatkan hal tersebut untuk mendapatkan calon pelanggan.

7. Soto

Selain bubur, soto juga kerap menjadi hidangan yang sering kamu temukan di manapun, baik itu kampung maupun perkotaan. Maka dari itu, soto juga termasuk jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Biasanya, soto selalu disajikan dengan nasi dan bisa jadi makanan alternatif selain bubur.

Sama halnya dengan poin bubur sebelumnya, soto yang dijual pun memiliki variasi berdasarkan daerah masing-masing. Contohnya soto betawi, soto bandung, soto bogor, dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya variasi rasa soto tersebut, kamu bisa menjadikan ini sebagai peluang bisnis menjanjikan di kampung.

 

8. Kupat tahu

Masih berhubungan dengan makanan pagi dan kali ini ada kupat tahu. Bisa dikatakan, kupat tahu adalah salah satu makanan yang sering kamu temukan di pagi hari selain bubur dan juga soto. Sajian makanan ini adalah berupa nasi kupat dan juga tahu sebagai makanan dasarnya. Setelah itu, dilumuri bumbu kacang sehingga mempunyai cita rasa tersendiri.

Kupat tahu juga termasuk jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Apalagi, bahan-bahan pembuatannya bisa kamu dapatkan di pasar tradisional sehingga pengeluarannya cukup sedikit. Untuk menambah variasi rasa, kamu bisa menambahkan lauk pauk tambahan sehingga bisa menambah jumlah calon konsumen menjadi lebih banyak.

 

9. Roti bakar

Hampir semua tempat memiliki penjualan roti bakar khususnya saat malam hari. Makanan ringan yang satu ini termasuk ke dalam salah satu jualan makanan yang laris di kampung dengan modal kecil. Meskipun lebih banyak dijual pada malam hari, tidak menutup kemungkinan roti bakar juga dijual pada siang atau bahkan pagi hari.

Kamu bisa memulai bisnis makanan ini dengan menjual berbagai rasa. Beberapa rasa yang paling populer dijual antara lain cokelat, stroberi, keju, susu, dan masih banyak lagi. Agar bisa mendapatkan pelanggan lebih banyak, kamu bisa mengkreasikannya dengan rasa baru. Untuk penjualannya, bisa menggunakan gerobak atau jualan di depan rumah.

 

10. Martabak

Jualan makanan yang laris di kampung selanjutnya adalah martabak. Bisa dikatakan, martabak adalah jajanan pendamping roti bakar saat malam hari tiba.

Jenis martabak yang dijual biasanya dua macam, yakni martabak manis dan telur. Baik martabak manis dan telur, juga memiliki variasi rasa lagi sehingga banyak pedagang yang bisa bereksperimen rasa.

Kalau kamu baru memulai usaha martabak ini, sebaiknya buat variasi rasa yang lebih umum saja. Saat usaha kamu sudah maju, barulah mulai menambah rasa berikutnya untuk mendapatkan pelanggan lebih luas. (*/bie)