DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Bali Jadi Center of Excellent

post-img

BALI - Menteri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif (Menparekraf ) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Bali sebagai salah satu destinasi unggulan Tanah Air diupayakan menjadi pusat pengembangan pendidikan (center of excellence) pariwisata bagi daerah lain, termasuk dalam pengembangan desa wisata berkualitas dan berkelan­jutan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Bali harus dapat berkembang lebih jauh. Tidak hanya sebagai destinasi, namun juga sebagai center of excellent dalam kaitannya dengan pengembangan pariwisata,” kata Sandiaga pada seminar dan working group bertema “Building World-Class Green and Sustainable Tourism Village for Bali’s Recovery and Transformation through Social Inno­vation” di Merusaka Hotel, Nusa Dua, Bali, Jumat (23/9).

Menurutnya, Bali selama ini telah dikenal dalam penerapan konsep kosmo­logi Tri Hita Karana yang meru­pakan falsafah hidup tangguh dengan konsep yang dapat melestarikan ke­ane­karagaman budaya dan lingkungan di tengah hantaman globalisasi dan homogenisasi. Di mana dalam konsep tersebut ditekankan hubungan antara sesama manusia, alam, dan hubungan dengan Tuhan yang saling terkait satu sama lain.

“Konsep gotong royong dan keles­tarian lingkungan atau sustainable ini harus terus kita jaga dan bangun. Terutama di Bali dengan Tri Hita Karana di mana konsep ini erat kaitannya untuk membangun sosial ekonomi,” kata Sandiaga.

Fokus empat pilar yang dikembangkan Kemenparekraf/Baparekraf dalam me­wujudkan keberlanjutan, di anta­ranya pengelolaan berkelanjutan (bisnis pariwisata), ekonomi berkelanjutan (sosio-ekonomi) jangka panjang, keber­lanjutan budaya (sustainable culture) yang harus selalu dikembang­kan dan dijaga, serta aspek lingkungan (environment sustainability).

Desa wisata, dikatakan Sandiaga, memiliki kekuatan besar dalam mewujudkan empat pilar pengelolaan berkelanjutan tersebut. Desa wisata terbukti menjadi salah satu pilar penopang ekonomi masya­rakat. (bie)