DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Honorer RSUD Bisa Ikut Seleksi PPPK

post-img

LEBAK – Tenaga honorer yang bekerja di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung di­pastikan bisa ikut seleksi pegawai pe­merintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Untuk itu, Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak meminta tenagga ke­sehatan (Nakes) di rumah sakit tidak resah dan tetap bekerja profesional da­lam melayani masyarakat. 

“Tenaga honorer di RSUD Adjidarmo masih bisa mengikuti seleksi PPPK atau CASN. Sebenarnya yang tidak bisa pendataan atau daftar ke aplikasi pendataan non-ASN. Mereka diarahkan untuk mendaftar ke aplikasi,” kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Lebak, Iqbaludin kepada Radar Banten, Jumat (23/9).

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat, khususnya Menpan RB dan Menteri Kesehatan. Sehingga proses pendataan terhadap pegawai non ASN (Aparatur Sipil Negara) dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Saat ini untuk yang guru kan tengah dibahas. Sementara untuk tenaga ke­sehatan kita masih menunggu Permen­pannya,” ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Febby Hardian Kurniawan mengatakan, rekrutmen tenaga PPPK kemungkinan akan digelar Oktober mendatang. Pemkab Lebak mendapat kuota formasi sebanyak 2.224 orang.

“Hasil penetapan dari Menpan RB untuk guru sebanyak 1.501 orang dan untuk Na­kes sebanyak 723 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sum­ber­daya Kesehatan Dinas Kesehatan Ka­bupaten Lebak Endang Komarudin me­minta para honorer tenaga kesehatan agar tidak khawatir. Karena, seluruh te­naga kesehatan non ASN di Lebak sudah terdaftar di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (Si-SDMK).

“Tentunya, jangan khawatir honorer nakes baik di rumah sakit maupun Pus­kesmas karena itu sudah terdata Si-SDMK,” pungkasnya. (nce/tur)