Pada Pilkades Serentak 2022
LEBAK - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2022 di 66 desa di Kabupaten Lebak rawan konflik. Karena itu, masyarakat diharapkan proaktif untuk mengawal pesta demokrasi di tingkat desa agar berjalan aman dan kondusif.
Dandim 0603 Lebak Letkol Arh Erik Novianto menyatakan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menyukseskan Pilkades Serentak pada 13 November 2022.
“Kita minta kepada para peserta yang hadir dalam acara ini untuk turut mengawal pelaksanaan Pilkades. Kita harap Pilkades nanti berjalan aman dan kondusif,” kata Dandim 0603 Lebak dalam acara bina komunikasi cegah konflik sosial yang digelar di Markas Kodim Lebak, Jumat (23/9).
Menurutnya, Pilkades melibatkan beberapa calon kades yang memiliki basis massa. Kondisi tersebut dapat menimbulkan konflik antar pendukung. Karena itu, calon kepala desa wajib menjaga keamanan dan situasi kondusif di wilayahnya masing-masing.
“Pilkades ini menjadi rawan karena dalam Pilkades nanti akan ada persaingan. Di masing-masing desa ada beberapa calon dan setiap calon memiliki basis massa pendukung. Tentu hal itu akan menimbulkan potensi pergesekan di masyarakat,” ungkapnya.
Untuk itu, Dandim berharap semua elemen masyarakat di Lebak untuk mengawal pelaksanaan Pilkades dan menciptakan pesta demokrasi yang sehat dan jauh dari konflik sosial.
“Selama ini, Lebak terkenal akan wilayah kondusif yang jauh dari konflik, sehingga saya berharap kondisi itu dapat terus terjaga. Jangan sampai persaingan pada Pilkades ini menjadi saling berjauhan sehingga nilai dan norma yang ada di desa-desa bisa hilang,” ucapnya.
Ketua Tim Sintelad Mabes TNI AD Letkol Arh Teungku Sony mengatakan, Mabes TNI AD secara aktif melakukan bina komunikasi dari ujung wilayah Indonesia. Bina komunikasi melibatkan unsur mahasiswa, komunitas, organisasi masyarakat, dan juga insan pers. Tujuannya guna menyambung menjalin komunikasi agar dapat menjaga kondusifitas daerah.
“Dalam kesempatan ini kita ingin menyambung komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk mahasiswa dan juga rekan pers untuk mencegah konflik sosial dan tetap menjaga kondusifitas daerah,” kata Letkol Arh Teungku Sony.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat cukup strategis dalam menjaga kondusifitas daerah, terlebih lagi saat ini sudah masuk ke dalam tahun politik.
“Lebak akan menggelar Pilkades. Biasanya akan menjadi pemantik konflik sehingga perlu kita waspadai. Jangan sampai pesta demokrasi itu menimbulkan perpecahan di masyarakat,” tukasnya. (mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
