DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Bupati-Kajari Kabupaten Tangerang Tanda Tangani Pakta Integritas

post-img

PAKTA INTEGRITAS: Proses penandatanganan pakta integrias Pemkab Tangerang dan Kejari Kabupaten Tangerang dilakukan di hadapan Pj Gubernur Banten, Jumat (24/6). (rbnn)


TIGARAKSA - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menandatangani pakta integritas dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang yang disaksikan oleh Pj Gubernur Banten dan Kajati Banten serta Ketua DPRD Banten.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar me­ngatakan, dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi penandatanganan itu, terlebih juga dilakukan serempak an­tara kejaksaan dan pemerintah kabu­paten maupun kota se-Provinsi Banten yang juga disaksikan oleh Pj Gubernur Banten.

“Nah dengan penandatanganan ini, tentunya memperkuat komitmen kita bersama dalam mencegah korupsi, dan ini juga merupakan bagian dari penilaian kinerja. Kami sangat mendukung program ini, agar Kabupaten Tangerang bisa jauh lebih baik lagi ke depan. Dan seperti dike­­ta­hui satu hari sebelumnya, Peme­rin­tah Kabupaten Tangerang juga telah melakukan penandatanganan pakta integritas antara Kepala OPD se-Kabupaten Tangerang dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang,” terangnya, Jumat (24/6).

Senada, Pj Gubernur Banten Al Muktabar menambahkan, penandatanganan pakta integritas itu adalah salah satu bentuk ikhtiar kita bersama dalam rangka men­cegah tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan Pemprop Banten dan juga pemerintah kabupaten maupun kota se-Banten.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, adalah satu hal yang senantiasa menjadi bagian usaha kita yang terus-menerus untuk menjalankan tugas pemerintahan ini dengan baik dan benar,” ungkap Al Muktabar.

Al Muktabar juga mengungkapkan, dirinya akan mengimplementasikan apa yang telah ditandatangani bersama, bukan sekedar seremonial semata. Dia juga menekankan yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu menjaga dan melaksanakannya karena di dalamnya apa tanggung jawab kita, baik itu tanggung jawab kita di dunia dan terlebih tanggung jawab kita nanti kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Nah itu semua akan menjadi bagian dari amal ibadah kita. Ada konsekuensi juga bila kita tidak menjalankan itu, se­suatu hal yang harus kita pertang­gung­jawabkan sebagai pemimpin,” ungkap Al Muktabar.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah Provinsi Banten, Pj. Gubernur Banten dan juga seluruh kepala daerah di Banten serta seluruh Kajari se-Propinsi Banten yang telah berkomitmen bersama dalam men­ce­gah korupsi, kolusi dan nepotisme. 

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah kami la­kukan bersama seluruh pimpinan dan Ang­gota DPRD Propinsi Banten pada tang­gal 15 Juni 2022 yang lalu,” katanya.

Selain itu, Kajati juga mengungkapkan bahwa seluruh jajarannya akan senantiasa me­ngawal dan mengembangkan pemba­ngunan daerah di wilayah Propinsi Banten.

“Saya menekankan, ini mustahil dapat kita wujudkan tanpa lima dasar seperti trans­formatif, adaptif, inovatif dan ko­laboratif. Dan kelima itu harus inklusif, itu semua harus dilakukan oleh pemangku kepentingan di Provinsi Banten khususnya Pemerintah Propinsi Banten dan peme­rin­­tah kota dan kabupaten se-Banten se­­bagai pelaksana pemerintahan daerah untuk mewujudkan pemerintah Propinsi Banten yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme,” tukas Leonard. (Mul)