Terkait Dugaan Penjualan TPA
LEBAK - Kepolisian Resort (Polres) Lebak melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Ahmad Roni pada Rabu (22/6). Pemeriksaan Kades tersebut terkait dengan dugaan penjualan kilowatt hour (KWH) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di desa setempat.
Diketahui, TPA tersebut merupakan badan usaha milik desa (BUMDes) yang dikelola oleh Desa Cilangkap. KWH di TPA tersebut diduga telah dijual oleh oknum Kepala Desa Cilangkap Ahmad Roni kepada salah satu warga di Kompleks Pariuk dengan harga Rp3.750.000.
“Ya, saat ini kita tengah melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini,” kata Kepala Unit (Kanit) 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Lebak Ipda Putu Ari Sanjaya kepada Radar Banten di Mapolres Lebak, kemarin.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 3 orang saksi, termasuk Kepala Desa Ahmad Roni. Ia diperiksa atas dugaan penjualan KWH milik BUMDes yang tidak lain termasuk dalam aset negara.
“Kita sudah periksa 3 orang, Ketua KSM, warga, dan kepala desa. Kita periksa apakah betul ini aset negara dijual atau hanya dipinjampakaikan saja. Karena dalam aturan aset milik negara tidak boleh diperjualbelikan,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan Roni, KWH itu tidak digunakan. Uang Rp3 juta digunakan untuk memperbaiki KWH dan juga biaya pemasangan kembali.
Kini, pihaknya belum bisa menyampaikan keterangan lebih lanjut terkait persoalan yang diduga melibatkan Kades Cilangkap. Karena penyidik masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
“Kita harus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sekarang belum dapat kami sampaikan pasal apa yang dikenakan. Karena jika keputusan itu diambil guna membantu masyarakat yang membutuhkan, maka biasanya itu akan dikenakan sanksi administrasi dari Inspektorat ataupun langsung oleh Bupati,” tegasnya.
Sementara itu, Kades Cilangkap Ahmad Roni belum bisa dimintai keterangan terkait pemanggilan dirinya oleh pihak kepolisian. Beberapa kali dihubungi, telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif dan pesan WhatsApp yang dikirim tidak dibalas. Ketika dikunjungi ke kantor Desa Cilangkap, Roni tidak ada di tempat. (mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
