DECEMBER 9, 2022
Utama

Pemprov Kembali Raih Penghargaan Provila

post-img

PENGHARGAAN: Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Kepala DP3AKKB Banten Siti Ma’ani Nina saat menerima penghargaan, di Rumah Dinas Gubernur, Kota Serang, Sabtu (23/7).

SERANG – Provinsi Banten kembali me­raih penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pem­berdayaan Perempuan dan Per­lindungan Anak Republik In­donesia (PPPA). Penghargaan itu dibe­rikan dalam acara Penganu­gerahan Peng­har­gaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tingkat Nasional tahun 2022.

Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, selain Pro­vinsi Banten, delapan kabupaten/ko­ta juga menjadi peraih peng­hargaan Kabupaten/Kota Layak Anak. “Tentu kita mengapresiasi Bupati/Walikota di Provinsi Banten atas segala kinerjanya yang luar biasa,” ujar Al usai menghadiri Ma­lam Anugerah KLA 2022 di Hotel Novotel Bogor, Jumat (22/7).

Al mengatakan, anak-anak adalah ge­nerasi penerus bangsa. Di tangan me­­reka nanti, akan dilanjutkan kepe­mimpinan di daerah. Bahkan bisa ber­kiprah dengan tingkatan kepe­mimpinan lebih tinggi. “Kita selalu mendoakan un­tuk anak-anak kita, akan membawa Indonesia dan khususnya bagi Provinsi Banten terus maju,” tuturnya. 

Al menilai, Anugerah Provila bagi Pro­vinsi Banten juga beriring dengan lang­kah-langkah pengurangan stunting dan gizi buruk. Pihaknya bersama Gu­bernur se-Jawa dan Bali pada Kamis (21/7) sudah menandatangani kesepa­ka­tan dengan Menteri Kesehatan Re­publik Indonesia untuk mensukseskan imu­nisasi anak. Penandatanganan dilak­sanakan di kediaman Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam rangka Pen­canangan Bulan Imunisasi Anak.

Dengan begitu, Al mengatakan, ada tiga momen besar yang dilakukan ter­hadap anak. Pertama, Provinsi Banten mendapat penghargaan tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang konsen kepada anak. Kedua, Banten konsen kepada bagaimana penanganan stunting dan gizi buruk terhadap anak. “Ketiga, kita berpacu dan sedang mengupayakan peningkatan yang luar biasa di bulan imunisasi anak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pember­dayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana Pro­vinsi Banten Sitti Ma`ani Nina ber­syukur Provinsi Banten tahun ini untuk ketiga kalinya secara berturut-turut mendapatkan Anugerah Provila sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak. 

Dengan penghargaan ini, Nina berha­rap dapat mendorong seluruh ka­bu­paten/kota untuk memiliki ko­mitmen yang tinggi dalam mewujudkan KLA melalui penerapan 24 Indikator KLA dengan berbagai kategori, mulai dari Pratama, Madya, dan Nindya. Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan saat ini mendapatkan predikat Nindya.

“Alhamdulillah, Bapak Penjabat Gubernur Banten sangat fokus terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak,” tuturnya. Pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 2022, Forum Anak Nasional perwakilan Provinsi Banten mengirimkan dua orang yakni Heri Febriansyah dan Alya Al­kautsar. Keduanya bergabung di Forum Anak Nasional (FAN), ikut berdiskusi, dan menyusun Suara Anak Indonesia dari tanggal 20 Juli 2022. Suara anak ini disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo pada Puncak Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2022 di Kebun Raya Bogor.

Sebagai informasi, pada rangkaian Pe­ringatan Hari Anak Nasional 2022, Pro­vinsi Banten kembali meraih Anu­gerah Pelopor Provinsi Layak Anak (Provila). 

Delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten berhasil meraih Anugerah Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2022. Dengan rincian kategori Nindya Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Kategori Madya diraih Kabupaten Ta­ngerang, Kabupaten Serang, Ka­bupaten Lebak, dan Kota Cilegon. Se­dangkan kategori Pratama diraih oleh Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang. (nna/air)