PANDEGLANG - Perajin Apem Putih di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, mengaku kesulitan mendapatkan bahan baku. Bahan baku untuk pembuatan Apem Putih, yaitu beras giling asli Cimanuk atau IR64 Cimanuk.
Salah seorang perajin Apem Putih, Mahfud mengatakan, saat ini perajin Apem Putih kesulitan mendapatkan beras giling asli Cimanuk.
"Beras Cimanuk merupakan bahan baku utama pembuatan Apem Putih agar menghasilkan kualitas bagus," katanya kepada Radar Banten, Minggu (23/7).
Menurutnya, Apem Putih menggunakan bahan baku dari tepung beras Cimanuk rasanya lebih enak, lembut, dan tidak mudah basi. "Sehingga pembuatan Apem Putih ini dipertahankan hanya menggunakan beras asli Cimanuk. Tidak menggunakan jenis beras lain," ujarnya.
Mahfud mengaku, kalau dirinya pernah mencoba menggunakan beras jenis lain, namun hasilnya mengecewakan. Dari rasa kurang mantap dan mudah basi.
"Saya sendiri enggak tahu kenapa menggunakan beras jenis lain beda hasilnya. Padahal sama-sama beras, tapi itulah kenyataannya harus menggunakan beras dari Cimanuk saja," ungkapnya.
Dalam sehari, Dia menghabiskan bahan baku beras sebanyak 50 kilogram. Dalam satu bulan kurang lebih 1,5 ton.
"Untuk menjaga ketersediaan bahan baku aman maka secara berkala kita beli 1 ton. Namun sudah berjalan satu bulan ini baru dapat 400 kilogram," terangnya.
Beras Cimanuk sulit didapatkan sekalipun sudah mendatangi langsung kepada para petani. Hal itu terjadi karena beras Cimanuk sudah diborong bos besar dari luar daerah.
"Jadi ketika kita beli sudah enggak ada. Tadi juga kita sudah nyari, namun enggak dapat banyak," paparnya.
Para petani sudah lebih dulu menjual sebelum padi yang ditanamnya di panen. Jadi ketika sudah panen langsung dibawa pemberi modal.
"Kalau kita belum bisa ngikutin karena modalnya harus besar. Jadi nyari-nyari ke petani atau tempat penggilingan yang ada di wilayah Cimanuk," katanya.
Perajin Apem Putih lainnya, Nuriah menambahkan, bahan baku Apem Putih Bohay terbuat dari tepung beras khusus. Ketika beras Cimanuk tidak ada, maka ia lebih memilih berhenti produksi sampai menunggu beras Cimanuk kembali tersedia.
"Kalau pakai beras selain Cimanuk rasanya beda. Khawatir membuat konsumen kecewa dan kapok membeli Apem Putih," tukasnya.(mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
