DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Perajin Apem Putih Kesulitan Bahan Baku

post-img

PANDEGLANG - Perajin Apem Putih di Desa Kadubumbang, Kecamatan Ci­ma­nuk, mengaku kesulitan men­dapat­kan bahan baku. Bahan baku untuk pembuatan Apem Putih, yaitu beras giling asli Cimanuk atau IR64 Cimanuk. 

Salah seorang perajin Apem Putih, Mahfud mengatakan, saat ini perajin Apem Putih kesulitan mendapatkan beras giling asli Cimanuk. 

"Beras Cimanuk merupakan bahan baku utama pembuatan Apem Putih agar menghasilkan kualitas bagus," katanya kepada Radar Banten, Minggu (23/7).

Menurutnya, Apem Putih mengguna­kan bahan baku dari tepung beras Cimanuk rasanya lebih enak, lembut, dan tidak mudah basi. "Sehingga pem­buatan Apem Putih ini dipertahankan hanya menggunakan beras asli Cima­nuk. Tidak menggunakan jenis beras lain," ujarnya. 

Mahfud mengaku, kalau dirinya pernah mencoba menggunakan beras jenis lain, namun hasilnya mengece­wakan. Dari rasa kurang mantap dan mudah basi. 

"Saya sendiri enggak tahu kenapa menggunakan beras jenis lain beda hasilnya. Padahal sama-sama beras, tapi itulah kenyataannya harus menggunakan beras dari Cimanuk saja," ungkapnya. 

Dalam sehari, Dia menghabiskan bahan baku beras sebanyak 50 kilogram. Dalam satu bulan kurang lebih 1,5 ton. 

"Untuk menjaga ketersediaan bahan baku aman maka secara berkala kita beli 1 ton. Namun sudah berjalan satu bulan ini baru dapat 400 kilogram," terangnya. 

Beras Cimanuk sulit didapatkan sekalipun sudah mendatangi langsung kepada para petani. Hal itu terjadi karena beras Cimanuk sudah diborong bos besar dari luar daerah.

"Jadi ketika kita beli sudah enggak ada. Tadi juga kita sudah nyari, namun enggak dapat banyak," paparnya. 

Para petani sudah lebih dulu menjual sebelum padi yang ditanamnya di panen. Jadi ketika sudah panen lang­sung dibawa pemberi modal.

"Kalau kita belum bisa ngikutin karena modalnya harus besar. Jadi nyari-nyari ke petani atau tempat penggilingan yang ada di wilayah Cimanuk," katanya. 

Perajin Apem Putih lainnya, Nuriah menambahkan, bahan baku Apem Putih Bohay terbuat dari tepung beras khusus. Ketika beras Cimanuk tidak ada, maka ia lebih memilih berhenti produksi sampai menunggu beras Cimanuk kembali tersedia. 

"Kalau pakai beras selain Cimanuk rasanya beda. Khawatir membuat konsumen kecewa dan kapok membeli Apem Putih," tukasnya.(mg-01/tur)