DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Jadi Janda Selalu Salah

post-img

Menjadi seorang Janda memang bukan keinginan setiap wanita, setiap wanita pasti menginginkan memiliki pasangan sekali untuk seumur hidup, namun apadaya ketika takdir berkata lain.

Seperti yang dialami Iin (29) nama samaran, ia seorang Janda muda yang ditinggal mati oleh suaminya. Iin harus menerima ke­nyataan, hidup sendiri dan ha­rus menghidupi kedua anak­nya yang masih balita. 

”Suami meninggal karena kece­lakaan, mau tidak mau saya harus menjadi wanita strong meng­hi­dupi kedua anak,” ucap Iin.

Meski kenyataan hidupnya pait, bukan berarti Iin menyerah begitu saja, ia terus bekerja keras. Diketahui Iin sudah memiliki pe­kerjaan sebagai kuli pabrik, gajinya lumayan, hanya saja pekerjaannya yang cukup me­le­lahkan.

Menjadi Janda muda ternyata ba­nyak saja cobaannya, diantara­nya men­jadi bahan perbincangan tetangga, dan yang pasti menjadi bahan godaan para laki-laki. 

Iin menceritakan, banyak laki-laki yang mencoba menggodanya, na­mun dengan kata-kata ajakan yang sedikit sensual. Hal itu tidak ia gubris, apabila masih dalam tatanan kewajaran.”Bukan cuma satu orang, na­mun banyak yang me­lontarkan kata-kata godaan yang se­dikit ku­rang ajar,” tuturnya.

Sampai suatu ketika Iin sedang k­elelahan dan kembali menerima go­daan yang berulang, mulai ge­ram dan tersulut emosinya, Iin membentak dan mengancam akan melaporkan perlakuannya ter­sebut kepada yang berwajib. Me­mang itu hanya hentakan saja, agar tidak terus-terusan ber­ulang.

Iin berulang kali mencoba mem­buka hatinya untuk laki-laki lain, na­mun belum juga men­dapatkan laki-laki yang ber­sungguh-sungguh mencintai Iin dan anak-anaknya. Pada suatu hari, ada laki-laki sebut saja Iman (45) nama samaran, ia juga seorang Duda anak 1.

Iman terlihat sangat mencintai Iin dan anak-anaknya, maka dari itu Iin me­mutuskan untuk mem­buka hatinya, demi kelangsungan hi­dup anak-anak­nya Iin memu­tus­kan untuk ce­pat-ce­pat me­lang­sungkan pernikah­an, agar tidak lagi mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang-orang sekitar. (fjr)