LEBAK - Kasus kematian hewan ternak akibat terjangkit Penyakit Mulut Kuku (PMK) di Kabupaten Lebak terus bertambah. Hingga kini, kasus kematian hewan ternak Sapi dan Kerbau berjumlah 24 ekor dari 431 ekor yang terjangkit PMK.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak Rahmat mengatakan, kasus PMK di Lebak terjadi di enam kecamatan, yakni Wanasalam, Rangkasbitung, Cipanas, Sajira, Muncang, dan Kalanganyar. Bulan lalu, jumlah kasus PMK yang mati masih bisa dihitung dengan jari, namun sekarang terus mengalami penambahan.
“Kasus kematian hewan ternak di Lebak mencapai 24 kasus. Kecamatan Wanasalam menjadi daerah dengan sebaran tertinggi terjangkit PMK, yaitu sebanyak 380 lebih. Kasus kematian hewan semuanya di wilayah Kecamatan Wanasalam,” kata Rahmat kepada Radar Banten, Senin (25/7).
Mantan Camat Cibadak ini mengungkap, upaya yang telah dilakukan untuk mencegah dan mengantisipaisi PMK, yakni dengan membentuk tim kewaspadaan PMK beranggotakan 27 orang petugas (4 dokter hewan, 11 sarjana peternakan, 6 penyuluh, 5 tenaga teknis umum). Selanjutnya, monitoring kesehatan hewan ke peternak serta memberikan pelayanan kesehatan hewan ternak.
”Selain itu kita membentuk tim Satuan Tugas Penanganan PMK yang intens melakukan pengawasan ke beberapa kecamatan yang hewan ternaknya banyak terjangkit PMK,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Disnakeswan Lebak Hanik Malichatin menambahkan, faktor resiko pertama penularan PMK di Kabupaten Lebak berasal dari pemasukan ternak dari luar daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan Pandeglang secara ilegal (tidak memenuhi persaratan pemasukan ternak). Kondisi tersebut menjadi perhatian tim penanganan hewan ternak yang terkena serangan PMK
”Data sementara yang berhasil disembuhkan dari PMK sebanyak 145 ekor hewan ternak. Sisa yang terjangkit PMK masih kita lakukan pemantuan hingga sembuh,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan hewan ternak di Lebak terjangkit PMK. Jumlah hewan ternak yang terkena PMK terus mengalami penambahan sejak awal 2022. Bahkan, sebelum lebaran ditemukan beberapa hewan ternak yang mati akibat PMK.(nce)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
