DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

24 Hewan Ternak Mati Terjangkit PMK

post-img

LEBAK - Kasus kematian hewan ternak akibat terjangkit Penyakit Mulut Kuku (PMK) di Kabupaten Lebak terus ber­tambah. Hingga kini, kasus kematian he­wan ternak Sapi dan Kerbau berjumlah 24 ekor dari 431 ekor yang terjangkit PMK.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak Rahmat mengatakan, kasus PMK di Lebak ter­jadi di enam kecamatan, yakni Wana­salam, Rangkasbitung, Cipanas, Sajira, Muncang, dan Kalanganyar. Bulan lalu, jumlah kasus PMK yang mati masih bisa dihitung dengan jari, namun sekarang terus mengalami penambahan.

“Kasus kematian hewan ternak di Lebak mencapai 24 kasus. Kecamatan Wanasalam menjadi daerah dengan sebaran tertinggi terjangkit PMK, yaitu sebanyak 380 lebih. Kasus kematian hewan semuanya di wilayah Kecamatan Wanasalam,” kata Rahmat kepada Radar Banten, Senin (25/7).

Mantan Camat Cibadak ini mengungkap, upaya yang telah dilakukan untuk men­cegah dan mengantisipaisi PMK, yakni dengan membentuk tim kewaspadaan PMK beranggotakan 27 orang petugas (4 dokter hewan, 11 sarjana peternakan, 6 penyuluh, 5 tenaga teknis umum). Se­lan­jutnya, monitoring kesehatan hewan ke peternak serta memberikan pelayanan ke­sehatan hewan ternak.

”Selain itu kita membentuk tim Satuan Tu­gas Penanganan PMK yang intens me­lakukan pengawasan ke beberapa ke­camat­an yang hewan ternaknya banyak ter­jangkit PMK,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Disnakeswan Lebak Hanik Malichatin menambahkan, faktor resiko pertama penularan PMK di Kabupaten Lebak berasal dari pemasukan ternak dari luar daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan Pandeglang secara ilegal (tidak me­menuhi persaratan pemasukan ternak). Kondisi tersebut menjadi perhatian tim penanganan hewan ternak yang terkena serangan PMK

”Data sementara yang berhasil di­sem­buhkan dari PMK sebanyak 145 ekor he­wan ternak. Sisa yang terjangkit PMK masih kita lakukan pemantuan hingga sem­buh,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan hewan ternak di Lebak terjangkit PMK. Jumlah he­wan ternak yang terkena PMK terus me­ngalami penambahan sejak awal 2022. Bahkan, sebelum lebaran ditemukan bebe­rapa hewan ternak yang mati akibat PMK.(nce)