SERANG – Cemburu buta membuat NN (27) gelap mata. Warga Kampung Pabuaran Dua, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang tersebut nekat menghabisi nyawa istrinya SP (24).
Kapolsek Petir, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Irawan mengatakan, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu (24/7) sekira pukul 15.30 WIB. Ketika itu NN menikam istrinya sebanyak delapan kali menggunakan pisau dapur.
Tikaman tersebut membuat SP mengalami luka parah dan tewas di lokasi kejadian. “Kejadiannya jam setengah empat, ada delapan tusukan. Iya (pisau masih menancap di punggung-red). Sudah meninggal di lokasi,” kata Indra kepada wartawan, Senin (25/7).
Sebelum menikam SP, pasangan suami istri tersebut sempat terlibat keributan besar. Namun, para tetangga yang mendengar keributan tersebut tidak mengurisnya lantaran urusan rumah tangga. “Sudah sering ribut, sudah biasa (terdengar gaduh oleh tetangga-red),” kata Indra.
Indra mengungkapkan, warga mulai berdatangan ke rumah korban setelah anak mereka yang berusia enam tahun menangis dan mengadukan peristiwa penikaman kepada tetangga. Nahas saat tiba di lokasi kondisi korban sudah terkapar.
Warga kemudian membawanya ke puskesmas setempat. Namun, saat berada di puskesmas korban sudah dinyatakan meninggal dunia. “Sempat dibawa ke puskesmas tapi sudah dinyatakan meninggal dunia,” kata Indra.
Polisi kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk dilakukan autopsi. Pasca kejadian pembunuhan tersebut, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di daerah Pamarayan. Tak lama kemudian, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Pamarayan. “Sempat melarikan diri ke Pamarayan, habis itu menyerahkan diri (ke kantor Polsek Pamarayan-red),” kata Indra.
Indra menuturkan, motif pelaku menikam istrinya tersebut karena cemburu buta. Pelaku diduga menuduh istrinya tengah menjalin hubungan asmara dengan pria lain. “Motifnya diduga cemburu dengan istrinya,” kata Indra.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Serang Inspektur Polisi Satu (Iptu) Dedi Jumhaedi membenarkan kasus tersebut sedang ditangani penyidik Satreskrim Polres Serang Kota. “Iya ditangani Polres, masih diperiksa sejak dari semalam (pelaku-red),” kata Dedi.
Terkait motif penusukan tersebut Dedi belum dapat menjelaskannya. Sebab, saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik. “Sedang didalami (motif penusukan-red),” tutur Dedi. (fam/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
