DECEMBER 9, 2022
Utama

Cemburu Buta, Istri Dihabisi

post-img

SERANG – Cemburu buta membuat NN (27) gelap mata. Warga Kampung Pabuaran Dua, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang tersebut nekat meng­habisi nyawa istrinya SP (24).

Kapolsek Petir, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Irawan mengatakan, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu (24/7) sekira pukul 15.30 WIB. Ketika itu NN menikam istrinya sebanyak delapan kali menggunakan pisau dapur. 

Tikaman tersebut membuat SP mengalami luka parah dan tewas di lokasi kejadian. “Kejadiannya jam setengah empat, ada de­lapan tusukan. Iya (pisau masih menan­cap di punggung-red). Sudah meninggal di lokasi,” kata Indra kepada wartawan, Senin (25/7). 

Sebelum menikam SP, pasangan suami istri tersebut sempat terlibat keributan be­sar. Namun, para tetangga yang mende­ngar keributan tersebut tidak mengurisnya lantaran urusan rumah tangga. “Sudah sering ribut, sudah biasa (terdengar gaduh oleh tetangga-red),” kata Indra. 

Indra mengungkapkan, warga mulai ber­datangan ke rumah korban setelah anak mereka yang berusia enam tahun menangis dan mengadukan peristiwa penikaman kepada tetangga. Nahas saat tiba di lokasi kondisi korban sudah terkapar. 

Warga kemudian membawanya ke pus­kesmas setempat. Namun, saat berada di puskesmas korban sudah dinyatakan me­ninggal dunia. “Sempat dibawa ke puskesmas tapi sudah dinyatakan me­ninggal dunia,” kata Indra.  

Polisi kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk dilakukan autopsi. Pasca kejadian pembunuhan tersebut, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di daerah Pa­marayan. Tak lama kemudian, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Pamarayan. “Sempat melarikan diri ke Pamarayan, habis itu menyerahkan diri (ke kantor Polsek Pamarayan-red),” kata Indra. 

Indra menuturkan, motif pelaku menikam istrinya tersebut karena cemburu buta. Pelaku diduga menuduh istrinya tengah menjalin hubungan asmara dengan pria lain. “Motifnya diduga cemburu dengan istrinya,” kata Indra. 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Serang Inspektur Polisi Satu (Iptu) Dedi Jumhaedi membenarkan kasus tersebut sedang ditangani penyidik Satreskrim Polres Serang Kota. “Iya ditangani Polres, masih diperiksa sejak dari semalam (pelaku-red),” kata Dedi. 

Terkait motif penusukan tersebut Dedi belum dapat menjelaskannya. Sebab, saat ini pelaku masih dalam proses peme­riksaan oleh penyidik. “Sedang didalami (motif penusukan-red),” tutur Dedi. (fam/air)